World CupBrazil -- Norway20:00World CupMexico -- England00:00World CupPortugal -- Spain19:00World CupUSA -- Belgium00:00World CupArgentina -- Egypt16:00World CupSwitzerland -- Colombia20:00World CupParaguay 01 FranceFTWorld CupCanada 03 MoroccoFTSuper LeagueTianjin Teda 30 Sichuan JiuniuFTSuper LeagueDalian Zhixing 32 Wuhan Three TownsFTSuper LeagueBeijing Guoan 20 Shandong LunengFTSuper LeagueShenyang Urban 31 Chongqing Tongliang LongFTSuper LeagueQingdao Youth Island 21 SHANGHAI SIPGFTWorld CupColombia 10 GhanaFTWorld CupBrazil -- Norway20:00World CupMexico -- England00:00World CupPortugal -- Spain19:00World CupUSA -- Belgium00:00World CupArgentina -- Egypt16:00World CupSwitzerland -- Colombia20:00World CupParaguay 01 FranceFTWorld CupCanada 03 MoroccoFTSuper LeagueTianjin Teda 30 Sichuan JiuniuFTSuper LeagueDalian Zhixing 32 Wuhan Three TownsFTSuper LeagueBeijing Guoan 20 Shandong LunengFTSuper LeagueShenyang Urban 31 Chongqing Tongliang LongFTSuper LeagueQingdao Youth Island 21 SHANGHAI SIPGFTWorld CupColombia 10 GhanaFT
Kembali ke berita
Tenis

Alexandra Eala mengejutkan Iga Swiatek dan menorehkan sejarah tenis Filipina di Wimbledon

Alexandra Eala mengalahkan juara bertahan Iga Swiatek 7-6 (11-9), 6-2 di Centre Court, dan menjadi pemain pertama dari Filipina di era Open yang menembus babak keempat Grand Slam.

Alexandra Eala mengejutkan Iga Swiatek dan menorehkan sejarah tenis Filipina di Wimbledon
Kredit gambar: bbc.co.uk

Alexandra Eala mengalahkan juara bertahan Wimbledon Iga Swiatek 7-6 (11-9), 6-2 di Centre Court. Petenis berusia 21 tahun itu juga menjadi pemain pertama dari Filipina di era Open yang mencapai babak keempat Grand Slam.

Hasil ini terasa makin bermakna karena tiga tahun lalu Swiatek pernah menyerahkan diploma kelulusan Eala di akademi Rafael Nadal. Kali ini, Eala justru menjadi sosok yang menentukan ritme di salah satu panggung terbesar tenis, dengan menyelamatkan delapan dari 11 break point dan menutup laga dengan 24 winner berbanding 21 unforced error.

Perjalanan Eala sejauh ini sudah mencakup gelar junior US Open 2022, laju ke semifinal Miami Open 2025 yang juga diwarnai kemenangan lain atas Swiatek, dua gelar WTA 125, posisi di 30 besar dunia, dan status runner-up di Eastbourne tahun lalu. Menjelang Wimbledon, performanya juga mencakup kemenangan di Berlin atas Elena Rybakina dan Elina Svitolina, serta tampil ganda bersama Venus Williams.

Usai pertandingan, Eala menggambarkan kemenangan ini sebagai sesuatu yang ia bagi bersama keluarganya, para pendukung di Filipina, dan anak-anak perempuan yang melihat diri mereka dalam perjalanannya. Keterkaitannya dengan identitas Filipina, termasuk frasa Tagalog pada visor yang ia kenakan, membuat hasil ini diperkirakan akan dikenang sebagai lebih dari sekadar kejutan di babak ketiga.

Sumber & hak cipta

Artikel ini tidak menyalin sumber mana pun secara utuh. Disusun dari fakta publik dan kerja redaksi; tautan asli milik penulisnya.

Sumber publik

Artikel ini mungkin menggunakan AI untuk ringkasan, terjemahan, atau bantuan SEO, dan ditinjau oleh editor sebelum diterbitkan.

Diskusi

    Bacaan terkait

    Berita
    Arthur Fery bertahan dalam duel lima set di Wimbledon untuk lolos ke babak keempat
    Redaksi1 mnt
    Berita
    BBC Sport meluncurkan kuis tenis 'Siapakah saya?' terbaru
    Redaksi1 mnt
    Berita
    Bintang olahraga duduk di Royal Box Wimbledon
    Redaksi1 mnt
    Berita
    Wimbledon Hari Kelima: Sabalenka, Sinner, Djokovic, dan Gauff melaju
    Redaksi1 mnt
    Alexandra Eala kejutkan Iga Swiatek di Wimbledon dan buat sejarah Filipina | ScoreGale