World CupFrance -- Morocco20:00World CupSpain -- Belgium19:00World CupNorway -- England21:00World CupArgentina -- Switzerland01:00World CupSwitzerland 00 ColombiaFTLANGSUNGEsiliiga AFC Tallinn 32 Nõmme United II45'LANGSUNGEsiliiga ATallinna Kalev 32 Maardu81'LANGSUNGEsiliiga BLevadia U19 11 Luunja45'LANGSUNGEsiliiga BTartu Kalev 13 Johvi Phoenix45'USL ChampionshipSacramento Republic 21 Rhode IslandFTCanadian ChampionshipVancouver Whitecaps 41 Cavalry FCFTUSL League TwoBigfoot 04 BallardFTCanadian ChampionshipVancouver FC 12 CF MontrealFTUSL League TwoCity SC 40 AMSGFTWorld CupFrance -- Morocco20:00World CupSpain -- Belgium19:00World CupNorway -- England21:00World CupArgentina -- Switzerland01:00World CupSwitzerland 00 ColombiaFTLANGSUNGEsiliiga AFC Tallinn 32 Nõmme United II45'LANGSUNGEsiliiga ATallinna Kalev 32 Maardu81'LANGSUNGEsiliiga BLevadia U19 11 Luunja45'LANGSUNGEsiliiga BTartu Kalev 13 Johvi Phoenix45'USL ChampionshipSacramento Republic 21 Rhode IslandFTCanadian ChampionshipVancouver Whitecaps 41 Cavalry FCFTUSL League TwoBigfoot 04 BallardFTCanadian ChampionshipVancouver FC 12 CF MontrealFTUSL League TwoCity SC 40 AMSGFT
Kembali ke berita
Sepak Bola

Tuduhan keberpihakan kepada Argentina: kontroversi membesar, tetapi buktinya masih lemah

Keluhan Mesir setelah kekalahan 3-2 di Piala Dunia memicu sorotan terhadap Argentina, Lionel Messi, keputusan wasit, dan struktur turnamen, meski bukti yang tersedia belum membuktikan adanya konspirasi.

Tuduhan keberpihakan kepada Argentina: kontroversi membesar, tetapi buktinya masih lemah
Kredit gambar: bbc.co.uk

Mesir menuduh Argentina diuntungkan oleh kepemimpinan wasit yang bias dalam kemenangan 3-2 pada babak 16 besar Piala Dunia mereka, tetapi laporan yang tersedia tidak menunjukkan adanya bukti bahwa ada upaya terkoordinasi untuk membantu Lionel Messi atau sang juara bertahan. Inti yang paling jelas adalah bahwa beberapa keputusan kontroversial telah menciptakan masalah persepsi bagi FIFA dan para pejabat turnamen.

Momen pemicunya adalah kebangkitan Argentina setelah tertinggal 0-2 ketika waktu tersisa sekitar 11 menit. Mesir memprotes gol Mostafa Zico yang dianulir setelah VAR menilai Marwan Attia lebih dulu melakukan pelanggaran terhadap Lisandro Martinez, dan mereka juga percaya beberapa klaim penalti kemudian, yang melibatkan Hamdi Fathy dan Mohamed Salah, seharusnya menguntungkan mereka sebelum gol kemenangan Argentina di masa tambahan waktu.

Perdebatan ini meluas melampaui pertandingan tersebut. Sumber juga menyoroti Messi yang luput dari hukuman atas tekel lebih awal terhadap Aissa Mandi, tingkat kartu kuning Argentina yang relatif rendah dibandingkan jumlah pelanggaran yang mereka lakukan, serta penunjukan seluruh tim ofisial lapangan asal Argentina untuk laga Prancis melawan Maroko. Tidak satu pun dari poin itu sendiri membuktikan keberpihakan, tetapi jika digabungkan, semuanya kemungkinan besar akan terus memicu pembicaraan publik.

Ada juga sisi struktural: format undian FIFA menempatkan empat negara dengan peringkat teratas di kuarter yang berbeda, dan sumber berpendapat jalur Argentina tampak lebih ringan dibandingkan beberapa rival. Bagi editor, framing yang paling aman bukanlah bahwa Argentina dilindungi, melainkan bahwa kombinasi keputusan yang diperdebatkan, kesan visual, dan desain turnamen telah membuat FIFA menghadapi pertanyaan tentang kepercayaan dan transparansi.

Sumber & hak cipta

Artikel ini tidak menyalin sumber mana pun secara utuh. Disusun dari fakta publik dan kerja redaksi; tautan asli milik penulisnya.

Sumber publik

Artikel ini mungkin menggunakan AI untuk ringkasan, terjemahan, atau bantuan SEO, dan ditinjau oleh editor sebelum diterbitkan.

Diskusi

    Bacaan terkait

    Berita
    Perjalanan Harry Kane menuju status besar di Inggris dibangun oleh ketangguhan, bukan keniscayaan
    Redaksi2 mnt
    Berita
    Pemeriksaan kematian Maddy Cusack kembali ditunda setelah dokumen baru masuk ke pengadilan
    Redaksi1 mnt
    Berita
    Persiapan France-Morocco menyoroti perilaku suporter dan detail kecil
    Redaksi1 mnt
    Berita
    Manchester United disebut mencapai kesepakatan untuk Andrey Santos
    Redaksi1 mnt
    Tuduhan keberpihakan Argentina: bukti masih tipis | ScoreGale