World CupPortugal -- Spain19:00World CupUSA -- Belgium00:00World CupArgentina -- Egypt16:00World CupSwitzerland -- Colombia20:00World CupFrance -- Morocco20:00World CupNorway -- England21:00World CupMexico 23 EnglandFTWorld CupBrazil 12 NorwayFTSuper LeagueShanghai Shenhua 32 Hangzhou GreentownFTSuper LeagueQingdao Jonoon 11 Chengdu Better CityFTWorld CupParaguay 01 FranceFTWorld CupCanada 03 MoroccoFTLANGSUNGEsiliiga AFC Tallinn 32 Nõmme United II45'LANGSUNGEsiliiga ATallinna Kalev 32 Maardu81'World CupPortugal -- Spain19:00World CupUSA -- Belgium00:00World CupArgentina -- Egypt16:00World CupSwitzerland -- Colombia20:00World CupFrance -- Morocco20:00World CupNorway -- England21:00World CupMexico 23 EnglandFTWorld CupBrazil 12 NorwayFTSuper LeagueShanghai Shenhua 32 Hangzhou GreentownFTSuper LeagueQingdao Jonoon 11 Chengdu Better CityFTWorld CupParaguay 01 FranceFTWorld CupCanada 03 MoroccoFTLANGSUNGEsiliiga AFC Tallinn 32 Nõmme United II45'LANGSUNGEsiliiga ATallinna Kalev 32 Maardu81'
Kembali ke berita
Tenis

Arthur Fery membawa harapan Inggris ke ujian Centre Court melawan Dimitrov

Wildcard Inggris Arthur Fery menembus putaran keempat Wimbledon setelah mengalahkan Zizou Bergs dalam lima set dan kini akan menghadapi Grigor Dimitrov di Centre Court, dengan dukungan tuan rumah yang makin menguat di balik laju terobosannya.

Arthur Fery membawa harapan Inggris ke ujian Centre Court melawan Dimitrov
Kredit gambar: bbc.co.uk

Arthur Fery akan menjalani pertandingan terbesar dalam kariernya: laga putaran keempat Wimbledon melawan Grigor Dimitrov di Centre Court. Petenis wildcard Inggris berusia 23 tahun itu merebut kesempatan tersebut setelah menundukkan Zizou Bergs dari Belgia dalam duel lima set.

Laju Fery membuatnya menjadi satu-satunya wakil tunggal putra tuan rumah yang masih bertahan setelah pemain-pemain Inggris lainnya tersingkir hingga putaran kedua. Dalam laporan sumber, ia berada di peringkat 114 dunia, dan sebelum Wimbledon ini ia belum pernah melampaui putaran kedua Grand Slam, sehingga kampanye kali ini mengangkat profilnya ke tingkat perhatian yang baru.

Latar belakangnya menambah ikatan lokal itu. Lahir dekat Paris dari orang tua asal Prancis, Fery pindah ke Wimbledon saat masih kecil, meniti jalur LTA, lalu melanjutkan studi di Stanford University sembari terus mengembangkan tenisnya. Cedera, termasuk memar pada tulang di lengan, sempat memperlambat langkahnya menuju tur penuh waktu, tetapi ia cukup pulih untuk membangun momentum yang membawanya pada terobosan besar.

Salah satu subplot yang belum tuntas adalah mimisan berulang yang mulai muncul sejak rangkaian turnamen lapangan rumput dan terus berlanjut di Wimbledon. Penyebabnya belum diketahui, dan sumber menyertakan konteks medis bahwa stres dapat memperburuk mimisan, tetapi diagnosis apa pun masih belum pasti. Untuk editor, sudut yang paling aman tetap sisi olahraga: seorang wildcard lokal kini menghadapi mantan petenis peringkat tiga dunia di lapangan paling terkenal di Wimbledon.

Sumber & hak cipta

Artikel ini tidak menyalin sumber mana pun secara utuh. Disusun dari fakta publik dan kerja redaksi; tautan asli milik penulisnya.

Sumber publik

Artikel ini mungkin menggunakan AI untuk ringkasan, terjemahan, atau bantuan SEO, dan ditinjau oleh editor sebelum diterbitkan.

Diskusi

    Bacaan terkait

    Berita
    Osaka menyingkirkan unggulan teratas Sabalenka saat peta perempat final Wimbledon makin jelas
    Redaksi1 mnt
    Berita
    Kuis tenis terbaru BBC Sport meminta penggemar menebak pemain misterius
    Redaksi1 mnt
    Berita
    Djokovic lolos ke perempat final Wimbledon dan melewati catatan kemenangan Federer
    Redaksi1 mnt
    Berita
    Patten dan Heliovaara melaju ke perempat final ganda putra Wimbledon
    Redaksi1 mnt
    Arthur Fery hadapi Dimitrov di Centre Court Wimbledon | ScoreGale