Marcelo Bielsa tidak akan melanjutkan sebagai pelatih kepala Uruguay setelah tersingkir dari Piala Dunia, menyusul fase grup yang mereka jalani tanpa meraih kemenangan. Kepastian itu datang setelah kekalahan 1-0 dari Spanyol di Guadalajara, hasil yang membuat Bielsa secara terbuka menanggung tanggung jawab atas kekecewaan tersebut.
Uruguay sebelumnya bermain imbang melawan Saudi Arabia dan Cape Verde sebelum menghadapi Spanyol dengan kebutuhan setidaknya satu poin. Mereka kesulitan menciptakan ancaman yang benar-benar jelas, dengan tembakan tepat sasaran pertama baru hadir sangat terlambat dalam laga, dan kekalahan itu memperpanjang rentetan tanpa kemenangan mereka menjadi tujuh pertandingan.
Malam itu juga memperlihatkan ketegangan yang tampak di dalam skuad. Fernando Muslera digantikan saat turun minum setelah sebuah kesalahan berujung pada gol Spanyol, dengan Bielsa menyebut sang kiper meminta pergantian itu, sementara Federico Valverde bereaksi marah setelah ditarik keluar.
Penilaian Bielsa sendiri sangat tegas: ia menilai hasil pertandingan, bukan capaian masa lalu seperti posisi kualifikasi atau peringkat Copa América, yang seharusnya menentukan masa jabatannya. Bagi Uruguay, pertanyaan langsungnya adalah apakah pelatih berikutnya bisa segera membangun kembali kepercayaan diri setelah kampanye yang diwarnai performa buruk dan ketegangan internal.
Spanyol melaju sebagai juara grup, meski kelolosan mereka diiringi masalah kebugaran. Yéremy Pino mengalami dugaan cedera tulang selangka, sedangkan Nico Williams meninggalkan stadion sambil terpincang-pincang, dan keduanya masih memerlukan kepastian lebih lanjut.


Diskusi
Masuk untuk bergabung dalam diskusi.
Masuk / Daftar