Wyndham Clark memenangkan US Open di Shinnecock Hills dengan empat di bawah par, unggul satu pukulan atas Sam Burns. Kemenangan itu memberinya gelar US Open kedua setelah ia memulai hari terakhir dengan keunggulan enam pukulan dan harus mempertahankannya di bawah tekanan besar.
Keunggulan Clark menyusut pada awal Minggu, saat Burns mulai mendekat, sebelum sang juara kembali stabil. Putt birdie penting di hole ke-16 memberinya ruang bernapas, tetapi bogey di hole ke-17 membuatnya tetap harus menutup laga dengan hati-hati di hole terakhir, tempat ia mengamankan par yang dibutuhkan untuk menang.
Putaran final juga sarat dengan cerita soal penonton. Laporan BBC menyebut sebagian penonton New York mencemooh Clark, dan setelahnya Clark mengakui bahwa tribune tidak sepenuhnya berpihak kepadanya, sambil mengaitkan sebagian reaksi itu dengan perilakunya di US Open tahun lalu di Oakmont.
Scottie Scheffler finis di level par, Tom Kim berakhir di satu di bawah, dan Tyrrell Hatton di satu di atas. Rory McIlroy menutup turnamen di enam di atas setelah mencatat 73 pada putaran final, dan mengatakan lapangan telah mengunggulinya.
Bagi editor, kisah ini bukan hanya soal kartu skor Clark, tetapi juga tentang ketahanan mental, reputasi, dan bagaimana penonton golf bereaksi ketika masa lalu seorang pemain ikut membayanginya pada Minggu penentuan di turnamen major.


Diskusi
Masuk untuk bergabung dalam diskusi.
Masuk / Daftar