Novak Đoković memastikan tempat di semifinal Wimbledon setelah menaklukkan Felix Auger-Aliassime dengan skor 7-6 (12-10) 3-6 6-3 6-7 (4-7) 7-6 (10-4). Kemenangan ini membuatnya berhadapan dengan juara bertahan Jannik Sinner di semifinal.
Djokovic tampil luar biasa dalam duel yang berlangsung lebih dari lima jam itu, meski sempat mendapat masalah pada kaki kiri bagian bawah di set pertama. Ia membutuhkan jeda medis dan pijat sebelum melanjutkan pertandingan, lalu tetap bertarung sampai akhir.
Setelah menghabiskan 5 jam 15 menit di Centre Court yang penuh penonton, Djokovic merayakan kemenangan dengan kedua tangan terangkat. Ia juga sempat mengatakan bahwa pertandingan seperti inilah yang masih membuatnya terus bermain tenis.
Di saat yang sama, Djokovic kembali berada dua langkah dari rekor tunggal gelar Grand Slam putra terbanyak sepanjang sejarah. Sinner, yang sebelumnya menundukkan Jan-Lennard Struff, akan mencoba menghentikannya dalam ulangan semifinal tahun lalu.
Ada pula catatan dan statistik yang menegaskan besarnya pencapaian Djokovic: usia 39 tahun 38 hari membuatnya menjadi petenis putra tertua yang mencapai semifinal tunggal Wimbledon sejak Ken Rosewall pada 1974. Itu juga menjadi pertandingan lima set ke-50-nya di Grand Slam tunggal putra, melewati Stan Wawrinka untuk jumlah terbanyak di era Open. Djokovic kini juga memperpanjang rekor kemenangan tunggal putra Wimbledon miliknya menjadi 107, serta mencapai semifinal Grand Slam ke-55, yang juga disebut sebagai rekor sepanjang masa.
Sebelumnya, sempat ada perdebatan mengenai penutupan atap setelah kedua pemain memprotes keputusan tersebut. Djokovic bahkan berdebat dengan wasit turnamen Denise Parnell sebelum permainan berlanjut di bawah atap tertutup.
Di set ketiga, Auger-Aliassime bertahan dalam gim servis panjang yang melelahkan, tetapi Djokovic kemudian merebut set itu. Set keempat sempat menjadi milik Djokovic di awal, namun momentum berubah ketika Auger-Aliassime menyamakan kedudukan dan memaksa set penentuan melalui tiebreak.
Pada set kelima, kedua pemain sama-sama kuat saat servis hingga akhirnya tiebreak menjadi penentu. Djokovic kemudian mengajak dukungan penonton dan memastikan tempatnya di semifinal Wimbledon ke-15, sebuah rekor yang terus ia tambah. Setelah laga, ia juga menampilkan gerakan dansa sebagai penghormatan untuk putrinya.
Sementara itu, Sinner melaju ke babak berikutnya dengan kemenangan 7-5 7-6 (7-4) 6-3 atas Struff, sementara Alexander Zverev mengalahkan Jiri Lehecka 6-4 7-5 3-6 7-6 (8-6) untuk mencapai perempat final Wimbledon pertamanya dan akan menghadapi Taylor Fritz berikutnya.


Diskusi
Masuk untuk bergabung dalam diskusi.
Masuk / Daftar