Jeremy Doku mengatakan ia ingin meninggalkan tugas bersama Belgia untuk menghadiri kelahiran anak pertamanya jika waktunya bertabrakan dengan Piala Dunia. Winger Manchester City itu mendapat dukungan dari berbagai kalangan di sepak bola setelah kritik yang disiarkan televisi terhadap keinginannya memicu permintaan maaf dari L’Equipe dan presenter France Pierron.
Situasi keluarga Doku bisa beririsan dengan fase akhir turnamen Belgia. Ia tampil saat Belgia bermain imbang melawan Mesir dan absen pada laga melawan Iran karena sakit, sementara pasangannya diperkirakan melahirkan pada pekan kedua Juli.
Respons terhadap kasus ini menyoroti kesenjangan yang lebih luas dalam struktur sepak bola. Aturan FIFA mencantumkan cuti melahirkan yang jelas bagi pemain putri, tetapi di sepak bola putra tidak ada ketentuan khusus yang setara soal cuti ayah, sehingga keputusan dibiarkan bergantung pada pemain, federasi, dan klub dari kasus ke kasus.
Dukungan untuk Doku dari sosok seperti Ollie Watkins, Professional Footballers’ Association, dan Fatherhood Institute menunjukkan adanya pergeseran pandangan yang lebih luas. Perdebatan ini kini bukan sekadar soal kesiapan tampil dalam pertandingan, melainkan apakah olahraga elite bisa memberi ruang bagi momen keluarga yang besar tanpa menganggapnya sebagai gangguan.


Diskusi
Masuk untuk bergabung dalam diskusi.
Masuk / Daftar