World CupIvory Coast -- Norway17:00World CupFrance -- Sweden21:00World CupMexico -- Ecuador01:00World CupEngland -- Congo DR16:00World CupBelgium -- Senegal20:00World CupUSA -- Bosnia & Herzegovina00:00World CupSpain -- Austria19:00World CupPortugal -- Croatia23:00World CupSwitzerland -- Algeria03:00World CupAustralia -- Egypt18:00World CupArgentina -- Cape Verde Islands22:00World CupColombia -- Ghana01:30World CupNetherlands 11 MoroccoFTWorld CupGermany 11 ParaguayFTWorld CupIvory Coast -- Norway17:00World CupFrance -- Sweden21:00World CupMexico -- Ecuador01:00World CupEngland -- Congo DR16:00World CupBelgium -- Senegal20:00World CupUSA -- Bosnia & Herzegovina00:00World CupSpain -- Austria19:00World CupPortugal -- Croatia23:00World CupSwitzerland -- Algeria03:00World CupAustralia -- Egypt18:00World CupArgentina -- Cape Verde Islands22:00World CupColombia -- Ghana01:30World CupNetherlands 11 MoroccoFTWorld CupGermany 11 ParaguayFT
Kembali ke berita
Tenis

Draper mengangkat kekhawatiran soal cedera menjelang comeback di Wimbledon

Jack Draper mempertanyakan apakah jadwal ATP terlalu membebani para pemain papan atas saat ia kembali tampil di Wimbledon setelah melalui periode panjang yang dipenuhi cedera.

Draper mengangkat kekhawatiran soal cedera menjelang comeback di Wimbledon
Kredit gambar: bbc.co.uk

Jack Draper sudah cukup bugar untuk memulai kiprahnya di Wimbledon, tetapi ia memperingatkan bahwa banyaknya pemain penting yang bergulat dengan cedera seharusnya menjadi perhatian olahraga ini. Komentarnya muncul ketika Carlos Alcaraz dan Lorenzo Musetti absen dari turnamen karena cedera.

Kembalinya Draper sendiri membuat pandangannya terasa lebih berbobot. Ia hanya memainkan 15 pertandingan dalam setahun terakhir karena memar tulang di lengan yang digunakannya untuk servis dan tendinitis pada lutut, sehingga melewatkan Australian Open dan French Open tahun ini serta mundur dari US Open tahun lalu sebelum pertandingan putaran kedua. Minimnya pertandingan itu ikut membuat posisinya turun ke peringkat 160 dunia.

Pemain Britania ini menilai tenis putra modern menuntut terlalu banyak dari tubuh para pemain, dengan menunjuk kalender yang padat, pertandingan yang makin fisik, dan perluasan turnamen ATP Masters menjadi 12 hari. Ia juga mencatat bahwa pemain seperti Taylor Fritz, Joao Fonseca, dan Rafael Jodar mundur dari ajang pemanasan Wimbledon demi mengelola kondisi fisik mereka.

Ada tanda-tanda menjanjikan bagi Draper setelah ia mencapai semifinal Eastbourne dalam turnamen kembalinya, tetapi Wimbledon akan menjadi ujian yang lebih berat, dimulai dengan menghadapi unggulan keenam Fritz. Draper juga memasukkan Andy Murray ke dalam tim kepelatihannya untuk musim lapangan rumput, dan menyebut dukungan itu penting pada masa yang sulit.

Sumber & hak cipta

Artikel ini tidak menyalin sumber mana pun secara utuh. Disusun dari fakta publik dan kerja redaksi; tautan asli milik penulisnya.

Sumber publik

Artikel ini mungkin menggunakan AI untuk ringkasan, terjemahan, atau bantuan SEO, dan ditinjau oleh editor sebelum diterbitkan.

Diskusi

    Bacaan terkait

    Berita
    Keluarnya Norrie memperberat hari pembuka Wimbledon yang sulit bagi para pemain Britania
    Redaksi1 mnt
    Berita
    Osaka memadukan putih Wimbledon dengan warisan Jepang lewat busana kimono
    Redaksi1 mnt
    Berita
    Djokovic selamat dari ujian Wu untuk memulai perburuan rekor Wimbledon
    Redaksi1 mnt
    Berita
    Penarikan diri di Wimbledon mempertegas debat beban kerja tenis
    Redaksi2 mnt