World CupAustralia -- Egypt18:00World CupArgentina -- Cape Verde Islands22:00World CupColombia -- Ghana01:30World CupCanada -- Morocco17:00World CupParaguay -- France21:00World CupBrazil -- Norway20:00World CupMexico -- England00:00World CupUSA -- Belgium00:00World CupSwitzerland 20 AlgeriaFTWorld CupPortugal 21 CroatiaFTWorld CupSpain 30 AustriaFTWorld CupUSA 20 Bosnia & HerzegovinaFTWorld CupBelgium 32 SenegalFTWorld CupEngland 21 Congo DRFTWorld CupAustralia -- Egypt18:00World CupArgentina -- Cape Verde Islands22:00World CupColombia -- Ghana01:30World CupCanada -- Morocco17:00World CupParaguay -- France21:00World CupBrazil -- Norway20:00World CupMexico -- England00:00World CupUSA -- Belgium00:00World CupSwitzerland 20 AlgeriaFTWorld CupPortugal 21 CroatiaFTWorld CupSpain 30 AustriaFTWorld CupUSA 20 Bosnia & HerzegovinaFTWorld CupBelgium 32 SenegalFTWorld CupEngland 21 Congo DRFT
Kembali ke berita
Rugby

Ujian di Ellis Park bisa mengubah suasana di sekitar Borthwick

Inggris menghadapi Afrika Selatan di Ellis Park setelah rangkaian Six Nations yang merugikan, dengan Steve Borthwick tetap didukung RFU tetapi masih berada di bawah tekanan untuk menunjukkan kemajuan. Kemenangan di Johannesburg akan sangat bermakna secara simbolis, karena Inggris belum menang di sana selama 54 tahun.

Ujian di Ellis Park bisa mengubah suasana di sekitar Borthwick
Kredit gambar: bbc.co.uk

Pertemuan Inggris dengan Afrika Selatan di Ellis Park menjadi ujian besar untuk melihat apakah tim asuhan Steve Borthwick bisa mengubah tekanan pasca-Six Nations menjadi keyakinan baru. Inggris belum menang di venue Johannesburg itu selama 54 tahun, dan laga ini datang setelah empat kekalahan beruntun di Six Nations yang menyusul rangkaian 11 kemenangan pada 2025.

RFU telah tetap memberi kepercayaan kepada Borthwick dan stafnya hingga Piala Dunia tahun depan di Australia, tetapi sorotan tidak hilang. Kekalahan 48-46 di Paris memberi tanda adanya pendekatan yang lebih menyerang, dan pemain seperti Alex Coles serta Cadan Murley memberi isyarat bahwa skuad menginginkan identitas yang lebih jelas dan lebih percaya diri saat menguasai bola.

Komposisi tim menunjukkan keseimbangan antara kontinuitas dan penyesuaian. Fin Smith, Seb Atkinson, dan Tommy Freeman kembali tampil bersama di lini tengah, sementara George Martin, George Furbank, dan Immanuel Feyi-Waboso kembali masuk ke gambaran yang lebih luas. Maro Itoje diistirahatkan, dengan Jamie George memimpin skuad yang juga berisi beberapa opsi muda di bangku cadangan.

Afrika Selatan tetap menjadi tolok ukur sebagai juara dunia ganda, dan ketinggian Ellis Park menambah tingkat kesulitan lain. Bagi Inggris, hasil pertandingan ini tidak akan menentukan segalanya, tetapi kemenangan langka di Johannesburg akan sangat mengubah narasi seputar era Borthwick sebelum rangkaian laga musim panas berikutnya melawan Fiji dan Argentina.

Sumber & hak cipta

Artikel ini tidak menyalin sumber mana pun secara utuh. Disusun dari fakta publik dan kerja redaksi; tautan asli milik penulisnya.

Sumber publik

Artikel ini mungkin menggunakan AI untuk ringkasan, terjemahan, atau bantuan SEO, dan ditinjau oleh editor sebelum diterbitkan.

Diskusi

    Bacaan terkait

    Berita
    Joe Schmidt meredam pembicaraan soal Leinster saat serah terima di Wallabies makin dekat
    Redaksi1 mnt
    Berita
    Tandy mengatakan Wales bisa kembali fokus setelah sengketa gaji diselesaikan sebelum laga melawan Fiji
    Redaksi1 mnt
    Berita
    Russell absen saat Gray kembali untuk laga pembuka Skotlandia kontra Argentina
    Redaksi1 mnt
    Berita
    Furbank siap kembali membela Inggris saat Borthwick menurunkan tim untuk menghadapi Afrika Selatan
    Redaksi1 mnt
    Ujian Ellis Park bisa ubah suasana di sekitar Borthwick | ScoreGale