England Rugby memakai beragam teknologi latihan di bawah Duncan Locke, kepala layanan performa dan inovasi, untuk mendukung persiapan menghadapi laga-laga level tertinggi. Contoh terbaru mencakup kacamata strobe untuk latihan bola udara, kerja simulasi ketinggian, serta alat pelacakan canggih dalam sesi latihan.
Di saat yang sama, Locke memandang pendekatan ini sebagai upaya mencari keuntungan kecil yang masuk akal, bukan pengganti dasar-dasar permainan. Ia menilai teknologi harus membantu pelatih menjawab pertanyaan performa yang konkret, dengan mempertimbangkan riset, biaya, dan dampak nyatanya bagi pemain.
Menjelang pertandingan berikutnya, Inggris juga berupaya menyesuaikan diri dengan tantangan spesifik. Mereka dijadwalkan menghadapi Afrika Selatan di Ellis Park, Johannesburg, yang berada di ketinggian 1.724 meter, sehingga tim menggunakan masker hipoksia dalam sesi sepeda statis intensif untuk meniru kondisi di atas 3.000 meter.
Selain itu, Inggris memanfaatkan drone untuk merekam latihan dari sudut pandang yang lebih luas, computer vision untuk mengenali dan mengikuti pemain secara otomatis, serta EMG nirkabel dan pelacakan anggota tubuh di tepi lapangan lewat iPad untuk memantau pemulihan otot dan ketidakseimbangan teknik lari. Beberapa teknologi lain tidak dibuka ke publik agar keunggulan kompetitif tetap terjaga.
Locke juga melihat inspirasi dari dunia olahraga dan industri lain, termasuk cara tim-tim NFL melatih pengambilan keputusan melalui tayangan dari sudut pandang pemain. Bagi Inggris, inti pendekatannya tetap sama: teknologi dipakai untuk mendukung keputusan staf pelatih dan membantu pemain bekerja lebih efektif, bukan untuk menggantikan proses latihan itu sendiri.


Diskusi
Masuk untuk bergabung dalam diskusi.
Masuk / Daftar