World CupSpain -- Austria19:00World CupPortugal -- Croatia23:00World CupSwitzerland -- Algeria03:00World CupAustralia -- Egypt18:00World CupArgentina -- Cape Verde Islands22:00World CupColombia -- Ghana01:30World CupCanada -- Morocco17:00World CupParaguay -- France21:00World CupBrazil -- Norway20:00World CupUSA 20 Bosnia & HerzegovinaFTWorld CupBelgium 32 SenegalFTWorld CupEngland 21 Congo DRFTWorld CupMexico 20 EcuadorFTWorld CupFrance 30 SwedenFTWorld CupSpain -- Austria19:00World CupPortugal -- Croatia23:00World CupSwitzerland -- Algeria03:00World CupAustralia -- Egypt18:00World CupArgentina -- Cape Verde Islands22:00World CupColombia -- Ghana01:30World CupCanada -- Morocco17:00World CupParaguay -- France21:00World CupBrazil -- Norway20:00World CupUSA 20 Bosnia & HerzegovinaFTWorld CupBelgium 32 SenegalFTWorld CupEngland 21 Congo DRFTWorld CupMexico 20 EcuadorFTWorld CupFrance 30 SwedenFT
Kembali ke berita
Rugby

Pengambilalihan Exeter Chiefs menempatkan investasi skuad di pusat era baru

Kepemilikan baru asal Amerika pada Exeter Chiefs diperkirakan akan menambah dukungan untuk skuad utama dan tim putri, dengan Tony Rowe tetap menjabat sebagai chief executive dalam struktur dewan eksekutif baru beranggotakan tiga orang.

Pengambilalihan Exeter Chiefs menempatkan investasi skuad di pusat era baru
Kredit gambar: bbc.co.uk

Exeter Chiefs telah menyelesaikan pengambilalihan oleh Black Knight Rugby milik Cannae Holdings, dan Tony Rowe mengatakan dukungan baru ini bisa membantu klub menaikkan ambisinya. Rowe akan tetap menjadi chief executive sebagai bagian dari dewan eksekutif bersama Bill Foley dan Ryan Caswell.

Menurut Rowe, fokus langsungnya adalah kelompok pemain, bukan proyek modal baru. Exeter selama ini beroperasi di bawah batas gaji Premiership, dan pimpinan klub kini berniat memperkuat kedalaman serta pengalaman skuad setelah mencapai final musim lalu, ketika mereka kalah 26-17 dari Northampton di Twickenham.

Investasi ini juga diperkirakan akan mendukung tim putri Exeter, yang mencapai semifinal Premiership Women's Rugby setelah finis di posisi ketiga. Tim putri tersebut sudah dua kali tampil di final domestik sejak dibentuk pada 2020, tetapi masih mencari gelar pertama.

Selain soal belanja, Exeter juga mungkin akan mencari manfaat dari keahlian bersama di jaringan olahraga Black Knight yang lebih luas, termasuk hubungan dengan AFC Bournemouth. Bagi para pendukung, pertanyaan utamanya adalah apakah stabilitas finansial baru ini bisa diseimbangkan dengan identitas klub yang dibangun selama kepemimpinan panjang Rowe.

Sumber & hak cipta

Artikel ini tidak menyalin sumber mana pun secara utuh. Disusun dari fakta publik dan kerja redaksi; tautan asli milik penulisnya.

Sumber publik

Artikel ini mungkin menggunakan AI untuk ringkasan, terjemahan, atau bantuan SEO, dan ditinjau oleh editor sebelum diterbitkan.

Diskusi

    Bacaan terkait

    Berita
    Pergeseran musim Wales: laga pembuka melawan Fiji mengawali tantangan kuis rugbi baru
    Redaksi1 mnt
    Berita
    Steve Salvin meninggalkan Exeter untuk menjadi pelatih forwards Wales
    Redaksi1 mnt
    Berita
    Scarlets memangkas biaya tetapi masih merugi setelah mencatat kerugian £2,1 juta
    Redaksi1 mnt
    Berita
    Northampton dan Bath mendapat undian Pool Champions Cup yang berat
    Redaksi1 mnt