Lionel Messi saat ini berada di depan dalam persaingan Sepatu Emas Piala Dunia dengan lima gol dari dua pertandingan. Kylian Mbappe dan Erling Haaland membuntuti dengan empat gol masing-masing, sehingga persaingan masih sangat terbuka dan belum mengerucut.
Ledakan gol pada awal turnamen ini juga sudah menghasilkan konteks historis yang langka: menurut sumber, ini baru kedua kalinya dalam sejarah Piala Dunia ada tiga pemain yang mencapai setidaknya empat gol setelah dua pertandingan, dan yang pertama sejak 1954. Total Messi juga membawanya ke 18 gol sepanjang karier di Piala Dunia, melampaui rekor sebelumnya milik Miroslav Klose yang berjumlah 16.
Mbappe telah menyamai torehan 16 gol Piala Dunia milik Klose setelah mencetak dua gol dalam kemenangan Prancis yang tertunda cuaca atas Irak, sementara dua gol Haaland melawan Senegal membantu Norwegia melaju ke babak 32 besar. Rekor Haaland bersama Norwegia, yang tercatat 59 gol dalam 52 penampilan, menambah kesan bahwa turnamen ini bisa mengubah cara orang memandang para pencetak gol internasional modern.
Perburuan ini masih dikelilingi banyak nama lain. Harry Kane membuka turnamen dengan dua gol untuk Inggris melawan Ghana, dan Folarin Balogun juga sudah mencetak dua gol untuk Amerika Serikat. Format baru 48 tim dan tambahan satu putaran gugur memang bisa membuka lebih banyak peluang, tetapi pertanyaan utamanya tetap sama: apakah keunggulan Messi bisa bertahan dari tekanan Mbappe, Haaland, dan para penyerang elite lainnya.


Diskusi
Masuk untuk bergabung dalam diskusi.
Masuk / Daftar