Premier League - Summer SeriesLiverpool 42 SunderlandFTSuper LeagueWuhan Three Towns 10 Chongqing Tongliang LongFTSuper LeagueShenyang Urban 01 Qingdao Youth IslandFTSuper LeagueSHANGHAI SIPG 20 Shanghai ShenhuaFTSuper LeagueQingdao Jonoon 02 Tianjin TedaFTLANGSUNGPremier League - Summer SeriesWrexham 32 Leeds90+1'Friendlies ClubsFC Porto 21 Aston VillaFTFriendlies ClubsSporting CP 20 MonacoFTFriendlies ClubsStandard Liege 01 JuventusFTFriendlies ClubsWolves 12 Real SociedadFTFriendlies ClubsBromley 30 Crystal PalaceFTFriendlies ClubsBolton 00 EvertonFTFriendlies ClubsCeltic 22 AC MilanFTFriendlies ClubsSV Wehen 21 Bayern MünchenFTPremier League - Summer SeriesLiverpool 42 SunderlandFTSuper LeagueWuhan Three Towns 10 Chongqing Tongliang LongFTSuper LeagueShenyang Urban 01 Qingdao Youth IslandFTSuper LeagueSHANGHAI SIPG 20 Shanghai ShenhuaFTSuper LeagueQingdao Jonoon 02 Tianjin TedaFTLANGSUNGPremier League - Summer SeriesWrexham 32 Leeds90+1'Friendlies ClubsFC Porto 21 Aston VillaFTFriendlies ClubsSporting CP 20 MonacoFTFriendlies ClubsStandard Liege 01 JuventusFTFriendlies ClubsWolves 12 Real SociedadFTFriendlies ClubsBromley 30 Crystal PalaceFTFriendlies ClubsBolton 00 EvertonFTFriendlies ClubsCeltic 22 AC MilanFTFriendlies ClubsSV Wehen 21 Bayern MünchenFT
Kembali ke berita
Sepak Bola

Mengapa Laia Codina melihat West Ham sebagai langkah berikut yang tepat

Laia Codina meninggalkan Arsenal setelah tiga tahun untuk bergabung dengan West Ham, dan mengatakan visi Rita Guarino serta proyek pembenahan klub membuat kepindahan itu terasa tepat waktunya.

Mengapa Laia Codina melihat West Ham sebagai langkah berikut yang tepat
Kredit gambar: bbc.co.uk

Laia Codina bergabung dengan West Ham karena ia merasa siap untuk tantangan baru setelah tiga tahun di Arsenal, dan karena rencana Rita Guarino meyakinkannya bahwa proyek klub ini sesuai dengan apa yang ia cari selanjutnya. Bek asal Spanyol itu meninggalkan Arsenal setelah mencatat 58 penampilan dan membantu klub meraih gelar-gelar besar.

Masa baktinya di Arsenal memiliki bobot, baik secara olahraga maupun pribadi: ia menjadi bagian dari keberhasilan di Liga Champions dan Piala Liga, serta menggambarkan klub itu sebagai tempat yang penting dalam hidupnya setelah jauh dari keluarga. Namun, pemain 26 tahun itu merasa waktunya tepat untuk melangkah ke peran berbeda di klub yang sedang berupaya naik level di Women’s Super League.

West Ham finis di peringkat 10 musim lalu dan telah menambah skuad mereka pada musim panas ini, termasuk Codina, Ebony Salmon, Niamh Peacock, dan Sienna Wareing. Pengaruh Guarino tampak sangat penting: Codina menyoroti sikap tegas sang manajer, ekspektasi yang jelas, dan keinginannya untuk membantu dirinya berkembang sebagai bagian utama dari keputusan tersebut.

Pindahnya Codina juga membuatnya tetap tinggal di London, tempat ia sudah memulai pramusim dan mulai terlibat dalam kegiatan West Ham Foundation di London timur. Di lapangan, pertanyaan besarnya adalah apakah West Ham bisa memadukan struktur bertahan yang identik dengan pekerjaan awal Guarino dengan rasa percaya diri yang lebih besar saat menguasai bola pada musim ini.

Sumber & hak cipta

Artikel ini tidak menyalin sumber mana pun secara utuh. Disusun dari fakta publik dan kerja redaksi; tautan asli milik penulisnya.

Sumber publik

Artikel ini mungkin menggunakan AI untuk ringkasan, terjemahan, atau bantuan SEO, dan ditinjau oleh editor sebelum diterbitkan.

Diskusi

    Bacaan terkait

    Berita
    Liverpool memulai era Iraola dengan kemenangan comeback 4-2 atas Sunderland
    Redaksi1 mnt
    Berita
    Liverpool memenangi uji coba pertama Iraola, tetapi cedera Gomez memunculkan pertanyaan soal lini belakang
    Redaksi1 mnt
    Berita
    Cedera Joe Gomez membayangi kemenangan pramusim Liverpool atas Sunderland
    Redaksi1 mnt
    Berita
    Gol Torres di perpanjangan waktu menentukan final Piala Dunia untuk Spanyol
    Redaksi1 mnt
    Mengapa Laia Codina melihat West Ham sebagai langkah tepat | ScoreGale