World CupEngland -- Congo DR16:00World CupBelgium -- Senegal20:00World CupUSA -- Bosnia & Herzegovina00:00World CupSpain -- Austria19:00World CupPortugal -- Croatia23:00World CupSwitzerland -- Algeria03:00World CupAustralia -- Egypt18:00World CupArgentina -- Cape Verde Islands22:00World CupColombia -- Ghana01:30World CupCanada -- Morocco17:00World CupBrazil -- Norway20:00World CupMexico 20 EcuadorFTWorld CupFrance 30 SwedenFTWorld CupIvory Coast 12 NorwayFTWorld CupEngland -- Congo DR16:00World CupBelgium -- Senegal20:00World CupUSA -- Bosnia & Herzegovina00:00World CupSpain -- Austria19:00World CupPortugal -- Croatia23:00World CupSwitzerland -- Algeria03:00World CupAustralia -- Egypt18:00World CupArgentina -- Cape Verde Islands22:00World CupColombia -- Ghana01:30World CupCanada -- Morocco17:00World CupBrazil -- Norway20:00World CupMexico 20 EcuadorFTWorld CupFrance 30 SwedenFTWorld CupIvory Coast 12 NorwayFT
Kembali ke berita
Sepak Bola

Kemenangan adu penalti Maroko memicu perayaan dan titik panas di Belanda

Maroko menyingkirkan Belanda dari Piala Dunia lewat adu penalti, yang memicu perayaan meriah di Amsterdam serta laporan gangguan ketertiban di Den Haag dan Rotterdam.

Kemenangan adu penalti Maroko memicu perayaan dan titik panas di Belanda
Kredit gambar: theguardian.com

Maroko menyingkirkan Belanda dari babak 32 besar Piala Dunia lewat adu penalti, dengan Ismael Saibari mencetak penalti penentu. Hasil itu memicu perayaan dini hari di kalangan pendukung Maroko di Amsterdam, sementara media Belanda melaporkan masalah ketertiban umum di kota-kota lain.

Laga ini punya bobot tambahan di Belanda, karena komunitas keturunan Maroko yang besar membuat banyak suporter merasa terhubung secara emosional dengan kedua tim. Laporan ini menggambarkan suasana yang sebagian besar hangat di Amsterdam, termasuk suporter Belanda dan Maroko yang saling memberi ucapan selamat setelah pertandingan yang disebut pantas dimenangkan Maroko.

Di lapangan, Belanda sempat unggul lewat Cody Gakpo sebelum Issa Diop menyamakan kedudukan pada menit tambahan waktu dan laga akhirnya ditentukan lewat adu penalti. Latar sepak bolanya juga penting: artikel ini menyebut peringkat FIFA Maroko yang tinggi, pencapaian mereka sebagai semifinalis pada Piala Dunia sebelumnya, serta keberadaan pemain kelahiran Belanda seperti Noussair Mazraoui, Sofyan Amrabat, dan Anass Salah-Eddine di skuad Maroko.

Bagian yang lebih sensitif dari cerita ini berkaitan dengan laporan lemparan botol dan kembang api ke arah polisi di Den Haag, serta penangkapan yang dilaporkan media Belanda di Den Haag dan Rotterdam. Klaim-klaim itu perlu diperlakukan hati-hati sampai diperiksa secara independen, terutama karena artikel ini juga membahas identitas, politik, dan polarisasi daring seputar loyalitas sepak bola Belanda-Maroko.

Sumber & hak cipta

Artikel ini tidak menyalin sumber mana pun secara utuh. Disusun dari fakta publik dan kerja redaksi; tautan asli milik penulisnya.

Sumber publik

Artikel ini mungkin menggunakan AI untuk ringkasan, terjemahan, atau bantuan SEO, dan ditinjau oleh editor sebelum diterbitkan.

Diskusi

    Bacaan terkait

    Berita
    Liputan langsung France vs Sweden masih perlu verifikasi untuk detail pertandingan
    Redaksi1 mnt
    Berita
    Judul Brasil vs Norwegia perlu diverifikasi sebelum liputan Piala Dunia 2026
    Redaksi1 mnt
    Berita
    Barcelona dan Real Madrid menghadapi awal musim kandang yang berat di LaLiga 2026-27
    Redaksi1 mnt
    Berita
    Gol kemenangan Haaland memberi perjalanan bersejarah Norwegia tepi yang lebih tajam
    Redaksi1 mnt