World CupCanada -- Morocco17:00World CupParaguay -- France21:00World CupBrazil -- Norway20:00World CupMexico -- England00:00World CupPortugal -- Spain19:00World CupUSA -- Belgium00:00World CupArgentina -- Egypt16:00World CupSwitzerland -- Colombia20:00World CupColombia 10 GhanaFTWorld CupArgentina 32 Cape Verde IslandsFTWorld CupAustralia 11 EgyptFTSuper LeagueYunnan Yukun 21 Henan JianyeFTWorld CupSwitzerland 20 AlgeriaFTWorld CupPortugal 21 CroatiaFTWorld CupCanada -- Morocco17:00World CupParaguay -- France21:00World CupBrazil -- Norway20:00World CupMexico -- England00:00World CupPortugal -- Spain19:00World CupUSA -- Belgium00:00World CupArgentina -- Egypt16:00World CupSwitzerland -- Colombia20:00World CupColombia 10 GhanaFTWorld CupArgentina 32 Cape Verde IslandsFTWorld CupAustralia 11 EgyptFTSuper LeagueYunnan Yukun 21 Henan JianyeFTWorld CupSwitzerland 20 AlgeriaFTWorld CupPortugal 21 CroatiaFT
Kembali ke berita
formula1

Tiga Ella di McLaren menyoroti jalur yang makin terbuka menuju F1

Ella Häkkinen, Ella Lloyd, dan Ella Stevens sama-sama berkembang di kelompok junior McLaren, dengan Lloyd dan Stevens turun di F1 Academy sementara Häkkinen menambah pengalaman lebih awal dalam jalur pembinaan itu.

Tiga Ella di McLaren menyoroti jalur yang makin terbuka menuju F1
Kredit gambar: bbc.co.uk

McLaren memiliki tiga pembalap bernama Ella di Driver Development Programme: Ella Häkkinen, Ella Lloyd, dan Ella Stevens. Lloyd dan Stevens berlomba di F1 Academy, sedangkan Häkkinen yang berusia 15 tahun masih berada lebih awal di tangga pembinaan setelah bergabung dengan program itu tahun lalu.

Jalur mereka ke motorsport sangat berbeda. Häkkinen membawa nama keluarga yang dikenal luas sebagai putri juara dunia F1 dua kali Mika Häkkinen, tetapi kisahnya sendiri juga mencakup karting, dorongan keluarga, dan menunggang kuda di luar lintasan. Lloyd, yang berasal dari Pontypridd, datang dengan latar belakang lompat rintangan dan ski, serta menampilkan identitas Wales-nya melalui gambar naga di helmnya.

Lloyd sudah membangun momentum di F1 Academy setelah dinobatkan sebagai Rookie of the Year musim lalu dan meraih kemenangan perdananya di seri itu di Arab Saudi tahun lalu. Stevens, yang mulai balapan saat berusia enam tahun, menyebut langkah masuk ke McLaren dan F1 Academy sebagai peningkatan besar dalam sorotan publik dan kesempatan.

Di luar kesamaan nama depan, trio ini mencerminkan upaya McLaren untuk mengembangkan talenta muda perempuan pada tahap yang berbeda dalam jenjang balap. Perjalanan mereka juga memunculkan pertanyaan yang lebih luas untuk F1: seberapa cepat program junior, eksposur F1 Academy, dan waktu tampil di lintasan bisa mengubah potensi menjadi peluang nyata di level tertinggi?

Sumber & hak cipta

Artikel ini tidak menyalin sumber mana pun secara utuh. Disusun dari fakta publik dan kerja redaksi; tautan asli milik penulisnya.

Sumber publik

Artikel ini mungkin menggunakan AI untuk ringkasan, terjemahan, atau bantuan SEO, dan ditinjau oleh editor sebelum diterbitkan.

Diskusi

    Bacaan terkait

    Berita
    Uji coba Cadillac dan Mercedes menandai reset F1 2026
    Redaksi1 mnt
    Berita
    Hamilton unggul atas Antonelli untuk meraih pole sprint Silverstone
    Redaksi1 mnt
    Berita
    Cadillac memulai pembuatan mobil F1 saat persiapan 2026 makin intens
    Redaksi1 mnt
    Berita
    Hamilton Catat Waktu Tercepat di Latihan Silverstone Jelang Sprint Qualifying
    Redaksi1 mnt