Lionel Messi kini menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Piala Dunia setelah mencetak dua gol dalam kemenangan Argentina 2-0 atas Austria. Hasil itu juga mengantar sang juara bertahan ke babak 32 besar, dengan Messi sudah mengoleksi lima gol di turnamen ini setelah hat-trick pada laga pembuka.
Pemain berusia 38 tahun itu kini telah mencetak gol dalam enam pertandingan Piala Dunia beruntun, sebuah rangkaian yang sebelumnya hanya pernah disamai Just Fontaine dan Jairzinho. Laporan BBC juga mengutip data Opta yang menyebut Messi telah menciptakan peluang lebih banyak daripada siapa pun dalam sejarah Piala Dunia dan menyamai Diego Maradona untuk assist sejak pencatatan dimulai pada 1966.
Pertanyaan yang lebih besar bukan hanya soal rekor, tetapi juga soal daya tahan di baliknya. Artikel sumber menyoroti gabungan kualitas teknik, dorongan kompetitif, pengelolaan tubuh, dan motivasi, dengan pandangan dari Olivier Giroud, Wayne Rooney, Cesc Fàbregas, serta psikolog olahraga Michael Caulfield.
Performa Messi juga makin menajamkan narasi turnamen tentang generasi baru sepak bola. Kylian Mbappe, Erling Haaland, dan Vinicius Jr mungkin kini menjadi tokoh utama, tetapi kapten Argentina itu masih memaksa perdebatan tetap melewati dirinya terlebih dulu.


Diskusi
Masuk untuk bergabung dalam diskusi.
Masuk / Daftar