World CupArgentina -- Egypt16:00World CupSwitzerland -- Colombia20:00World CupFrance -- Morocco20:00World CupNorway -- England21:00World CupUSA 14 BelgiumFTWorld CupPortugal 01 SpainFTWorld CupMexico 23 EnglandFTWorld CupBrazil 12 NorwayFTSuper LeagueShanghai Shenhua 32 Hangzhou GreentownFTSuper LeagueQingdao Jonoon 11 Chengdu Better CityFTLANGSUNGUSL League TwoStars FC 01 Tucson90+5'LANGSUNGEsiliiga AFC Tallinn 32 Nõmme United II45'LANGSUNGEsiliiga ATallinna Kalev 32 Maardu81'LANGSUNGEsiliiga BLevadia U19 11 Luunja45'World CupArgentina -- Egypt16:00World CupSwitzerland -- Colombia20:00World CupFrance -- Morocco20:00World CupNorway -- England21:00World CupUSA 14 BelgiumFTWorld CupPortugal 01 SpainFTWorld CupMexico 23 EnglandFTWorld CupBrazil 12 NorwayFTSuper LeagueShanghai Shenhua 32 Hangzhou GreentownFTSuper LeagueQingdao Jonoon 11 Chengdu Better CityFTLANGSUNGUSL League TwoStars FC 01 Tucson90+5'LANGSUNGEsiliiga AFC Tallinn 32 Nõmme United II45'LANGSUNGEsiliiga ATallinna Kalev 32 Maardu81'LANGSUNGEsiliiga BLevadia U19 11 Luunja45'
Kembali ke berita
Rugby

Parling memberi Leicester alasan untuk percaya setelah bertahun-tahun berganti pelatih

Geoff Parling menjalani musim pertama yang kuat di Leicester Tigers, dengan gelar Prem Rugby Cup, tempat di semifinal Premiership, dan tanda-tanda identitas bermain yang diperbarui.

Parling memberi Leicester alasan untuk percaya setelah bertahun-tahun berganti pelatih
Kredit gambar: bbc.co.uk

Leicester Tigers memang belum membuktikan bahwa Geoff Parling adalah jawaban jangka panjang mereka, tetapi musim pertamanya sudah memberi klub ini alasan paling kuat untuk percaya pada stabilitas dalam beberapa tahun terakhir. Di bawah Parling, Leicester memenangi 12 dari 17 laga Premiership, menjuarai Prem Rugby Cup, dan mengamankan tempat di semifinal liga.

Parling datang sebagai pelatih kepala ke-10 Leicester sejak 2013, setelah siklus kepelatihan lain yang singkat usai masa jabatan satu musim Michael Cheika. Tanda-tanda awal menunjukkan arah yang lebih jelas: Leicester tetap mempertahankan kekuatan fisiknya, tetapi menambahkan permainan menyerang yang lebih terbuka dan penekanan besar pada akurasi tendangan.

Perubahan itu terjadi meski ada pergantian besar dalam kepemimpinan. Julian Montoya, Handre Pollard, Ben Youngs, dan Dan Cole termasuk di antara sosok senior yang pergi, membawa lebih dari 500 caps internasional keluar dari skuad. Sebagai gantinya, pemain hasil akademi seperti Freddie Steward, Jack van Poortvliet, dan kapten Ollie Chessum kini menjadi pusat kelompok kepemimpinan tim.

Musim ini juga memperluas opsi Leicester di dalam skuad. Billy Searle tampil menonjol di posisi fly-half sebelum cedera, sementara pemain seperti Will Wand, Orlando Bailey, Archie van der Flier, dan Joaquin Moro mengambil peran yang jauh lebih besar daripada yang banyak orang perkirakan.

Pertanyaan sekarang adalah apakah ini awal dari era Parling yang berkelanjutan atau hanya musim pertama yang sangat bagus. Laga melawan Bath, yang dipandang sebagai perebutan keuntungan kandang di semifinal, menjadi ujian lain untuk melihat sejauh mana fondasi baru Leicester bisa membawa mereka.

Sumber & hak cipta

Artikel ini tidak menyalin sumber mana pun secara utuh. Disusun dari fakta publik dan kerja redaksi; tautan asli milik penulisnya.

Sumber publik

Artikel ini mungkin menggunakan AI untuk ringkasan, terjemahan, atau bantuan SEO, dan ditinjau oleh editor sebelum diterbitkan.

Diskusi

    Bacaan terkait

    Berita
    Glasgow Warriors menyesali peluang yang terlewat setelah comeback Bulls di semifinal
    Redaksi1 mnt
    Berita
    Peran Rouet di Saracens membuat berbagi pengetahuan PWR disorot
    Redaksi2 mnt
    Berita
    Roebuck dipanggil saat Inggris menimbang opsi lini belakang tiga sebelum lawan Fiji
    Redaksi2 mnt
    Berita
    Kekeliruan penghargaan membuat De Allende memegang trofi pemain terbaik pertandingan
    Redaksi1 mnt
    Parling jadi pelatih jangka panjang Leicester? | ScoreGale