World CupIvory Coast -- Norway17:00World CupFrance -- Sweden21:00World CupMexico -- Ecuador01:00World CupEngland -- Congo DR16:00World CupBelgium -- Senegal20:00World CupUSA -- Bosnia & Herzegovina00:00World CupSpain -- Austria19:00World CupPortugal -- Croatia23:00World CupSwitzerland -- Algeria03:00World CupAustralia -- Egypt18:00World CupArgentina -- Cape Verde Islands22:00World CupColombia -- Ghana01:30World CupNetherlands 11 MoroccoFTWorld CupGermany 11 ParaguayFTWorld CupIvory Coast -- Norway17:00World CupFrance -- Sweden21:00World CupMexico -- Ecuador01:00World CupEngland -- Congo DR16:00World CupBelgium -- Senegal20:00World CupUSA -- Bosnia & Herzegovina00:00World CupSpain -- Austria19:00World CupPortugal -- Croatia23:00World CupSwitzerland -- Algeria03:00World CupAustralia -- Egypt18:00World CupArgentina -- Cape Verde Islands22:00World CupColombia -- Ghana01:30World CupNetherlands 11 MoroccoFTWorld CupGermany 11 ParaguayFT
Kembali ke berita
Golf

Keluarnya PIF dari LIV Golf memunculkan pertanyaan lebih besar soal belanja olahraga Arab Saudi

Public Investment Fund Arab Saudi akan berhenti mendanai LIV Golf pada akhir musim, sehingga muncul sorotan baru apakah kerajaan itu kini lebih selektif dalam portofolio olahraganya yang lebih luas.

Keluarnya PIF dari LIV Golf memunculkan pertanyaan lebih besar soal belanja olahraga Arab Saudi
Kredit gambar: bbc.co.uk

Public Investment Fund Arab Saudi diperkirakan akan mengakhiri dukungan finansialnya untuk LIV Golf setelah musim ini, meninggalkan seri golf pecahan itu dengan masa depan yang belum pasti. Langkah ini tidak berarti Arab Saudi meninggalkan olahraga, tetapi mengisyaratkan pendekatan belanja yang lebih selektif.

Laporan BBC menyebut PIF membingkai keputusan atas LIV sebagai bagian dari strategi investasi yang direvisi dan berfokus pada nilai jangka panjang. Itu penting karena dalam beberapa tahun terakhir Arab Saudi telah menggelontorkan dana besar ke berbagai cabang olahraga dunia, dari sepak bola dan tinju hingga Formula 1, tenis, dan penyelenggaraan ajang besar, sekaligus menyiapkan diri untuk menggelar Piala Dunia pria FIFA 2034.

Sejumlah rencana olahraga lain yang terkait dengan Arab Saudi juga dilaporkan berubah, termasuk ajang yang ditunda, dibatalkan, atau tidak diperpanjang. Namun, gambaran besarnya belum menunjukkan penarikan penuh: tinju, esports, komitmen sepak bola, dan proyek infrastruktur tetap menjadi bagian dari lanskap yang lebih luas, dan laporan itu menyebut komitmen jangka panjang PIF terhadap Newcastle United tidak berubah.

Bagi editor dan penggemar, pertanyaan utamanya adalah apakah LIV Golf merupakan kasus khusus karena kerugian dan arah bisnisnya yang belum pasti, atau justru sinyal awal bahwa olahraga yang didukung Arab Saudi kini harus menunjukkan nilai domestik yang lebih jelas dan keberlanjutan finansial yang lebih kuat.

Sumber & hak cipta

Artikel ini tidak menyalin sumber mana pun secara utuh. Disusun dari fakta publik dan kerja redaksi; tautan asli milik penulisnya.

Sumber publik

Artikel ini mungkin menggunakan AI untuk ringkasan, terjemahan, atau bantuan SEO, dan ditinjau oleh editor sebelum diterbitkan.

Diskusi

    Bacaan terkait

    Berita
    Haeran Ryu memimpin Kejuaraan PGA Wanita saat Ina Yoon tergelincir
    Redaksi1 mnt
    Berita
    Sanksi Niemann menyorot kode perilaku baru golf
    Redaksi1 mnt
    Berita
    Keanggotaan Mickelson di The Farms Golf Club dicabut setelah keluhan staf
    Redaksi1 mnt
    Berita
    LIV Golf menghadapi ujian terbesarnya saat keraguan soal pendanaan meningkat
    Redaksi2 mnt