Rangers dan Celtic sama-sama telah dijatuhi dakwaan oleh Asosiasi Sepak Bola Skotlandia setelah kerusuhan menyusul perempat final Piala Skotlandia mereka di Ibrox. Tuduhan itu berkaitan dengan dugaan pelanggaran atas aturan 37, yang mencakup ketertiban pertandingan, keamanan, dan perilaku yang tidak dapat diterima.
Langkah ini menyusul publikasi tinjauan independen atas laga tersebut, yang dimenangi Celtic lewat adu penalti. Setelah tendangan penentu, sebagian pendukung tim tamu masuk ke lapangan, sementara lebih dari 100 suporter dari sisi Rangers bergerak ke arah mereka dan kembang api dilaporkan saling dilempar.
Insiden itu menyebabkan sedikitnya 37 orang ditangkap, dengan polisi dan petugas steward juga mengalami luka. Proses disipliner selanjutnya akan menilai apakah masing-masing klub memiliki langkah yang memadai untuk mencegah, mengidentifikasi, dan menanggapi pelanggaran oleh suporter.
Kedua klub dijadwalkan menghadiri sidang pada 13 Agustus 2026. Bagi editor dan suporter, pertanyaan utamanya adalah bagaimana otoritas sepak bola menyeimbangkan akuntabilitas klub dengan tanggung jawab individu dari para suporter yang terlibat dalam kerusuhan serius.


Diskusi
Masuk untuk bergabung dalam diskusi.
Masuk / Daftar