FA CupHenan Jianye 11 Dalian ZhixingFTFA CupYunnan Yukun 33 Chengdu Better CityFTFA CupShanghai Shenhua 41 Qingdao JonoonFTFA CupChongqing Tongliang Long 20 Qingdao Youth IslandFTFA CupWuhan Three Towns 22 Shandong LunengFTFA CupSHANGHAI SIPG 11 Sichuan JiuniuFTFriendlies ClubsStevenage 04 West HamFTFriendlies ClubsMaidenhead 01 WolvesFTFriendlies ClubsNapoli 13 ArezzoFTFriendlies ClubsTottenham 10 Milton Keynes DonsFTFriendlies ClubsNottingham Forest 30 BlackburnFTFriendlies ClubsWalsall 05 Aston VillaFTFA CupDalian Kewei 12 Beijing GuoanFTLANGSUNGLiga Pro Serie BSan Antonio 00 Cumbayá90+7'FA CupHenan Jianye 11 Dalian ZhixingFTFA CupYunnan Yukun 33 Chengdu Better CityFTFA CupShanghai Shenhua 41 Qingdao JonoonFTFA CupChongqing Tongliang Long 20 Qingdao Youth IslandFTFA CupWuhan Three Towns 22 Shandong LunengFTFA CupSHANGHAI SIPG 11 Sichuan JiuniuFTFriendlies ClubsStevenage 04 West HamFTFriendlies ClubsMaidenhead 01 WolvesFTFriendlies ClubsNapoli 13 ArezzoFTFriendlies ClubsTottenham 10 Milton Keynes DonsFTFriendlies ClubsNottingham Forest 30 BlackburnFTFriendlies ClubsWalsall 05 Aston VillaFTFA CupDalian Kewei 12 Beijing GuoanFTLANGSUNGLiga Pro Serie BSan Antonio 00 Cumbayá90+7'
Kembali ke berita
Golf

Akhir cepat Ryan Fox membuat The Open punya bahan obrolan baru soal tempo bermain

Ryan Fox menjuarai The Open ke-154 di Royal Birkdale dengan selisih satu pukulan, setelah menuntaskan kemenangan lewat putt sejauh 11 kaki di green terakhir pada pekan yang juga diwarnai kontroversi aturan Bryson DeChambeau.

Akhir cepat Ryan Fox membuat The Open punya bahan obrolan baru soal tempo bermain
Kredit gambar: bbc.co.uk

Ryan Fox menjuarai The Open ke-154 di Royal Birkdale lewat putt sejauh 11 kaki di green ke-18, dan gelarnya dipastikan dengan selisih satu pukulan. Pukulan penentu itu terjadi hanya 22 detik setelah Sam Burns menyelesaikan putarannya, menegaskan ritme Fox yang luar biasa cepat.

Kemenangan Fox menonjol bukan hanya karena hasilnya, tetapi juga karena cara ia memainkannya. Ia pernah menjelaskan bahwa pendekatannya adalah segera melihat pukulan yang ingin ia mainkan, lalu mempercayainya tanpa memberi terlalu banyak ruang bagi keraguan, dan penyelesaian putaran 62 dan 68 menjadi bukti bahwa gaya itu bisa menghasilkan gelar mayor.

Pekan itu juga dipenuhi kontroversi setelah Bryson DeChambeau mendapat penalti dua pukulan pada putaran kedua karena tindakan di rough yang dinilai ofisial telah memperbaiki garis ayunan. Scottie Scheffler membelanya secara terbuka, sementara insiden itu dan keterlambatan DeChambeau menandatangani kartu skornya membuat perdebatan soal aturan terus menyita perhatian.

Kemenangan Fox menawarkan cerita yang berbeda: seorang pemain Selandia Baru yang berkembang belakangan, berasal dari keluarga olahraga ternama, dan sampai ke puncak setelah bertahun-tahun menempuh jalur profesional. Gaya cepatnya mungkin tidak realistis untuk semua pemain, tetapi ia memberi golf contoh yang berguna pada saat permainan lambat masih sering dikeluhkan.

Sumber & hak cipta

Artikel ini tidak menyalin sumber mana pun secara utuh. Disusun dari fakta publik dan kerja redaksi; tautan asli milik penulisnya.

Sumber publik

Artikel ini mungkin menggunakan AI untuk ringkasan, terjemahan, atau bantuan SEO, dan ditinjau oleh editor sebelum diterbitkan.

Diskusi

    Bacaan terkait

    Berita
    Aliansi PGA, DP World, dan Asian Tour mengubah peta LIV Golf
    Redaksi1 mnt
    Berita
    Ryan Fox meraih gelar major pertama lewat kemenangan di Open di Royal Birkdale
    Redaksi1 mnt
    Berita
    Scheffler membela DeChambeau setelah kontroversi aturan di The Open
    Redaksi1 mnt
    Berita
    Ryan Fox merebut gelar major pertama dengan birdie di lubang terakhir di The Open
    Redaksi1 mnt