Spanyol menjadi pusat cerita dalam ulasan Piala Dunia FIFA 2026: mereka memenangkan turnamen, hanya kebobolan satu gol, dan memperpanjang rekor tak terkalahkan mereka menjadi 38 pertandingan. Tulisan penilaian ESPN menempatkan mereka di posisi teratas setelah turnamen yang juga menonjolkan sejumlah performa individu besar dan beberapa kekecewaan berprofil tinggi.
Kylian Mbappé mencetak 10 gol dan meraih Sepatu Emas untuk kedua kalinya berturut-turut, sementara Erling Braut Håland mencetak tujuh gol saat Norwegia mencapai perempat final. Lionel Messi juga mencatat turnamen dengan angka yang impresif, yakni delapan gol, meski Argentina gagal mempertahankan gelar.
Format baru dengan 48 tim menghasilkan beberapa kisah penting di luar para finalis. Cape Verde mencapai babak 32 besar, bermain imbang 0-0 dengan Spanyol, dan memaksa Argentina bermain hingga perpanjangan waktu, sementara perjalanan Inggris mencakup kemenangan 6-4 atas Prancis dalam perebutan tempat ketiga.
Sisi yang lebih keras dari ulasan ini menyorot tim-tim besar dan tokoh-tokoh utama. Jerman tersingkir di babak 32 besar melawan Paraguay, Italia tidak lolos, Brasil tersingkir di babak 16 besar, dan artikel tersebut memberi nilai rendah atau gagal kepada figur seperti Julian Nagelsmann, Gianni Infantino, dan Marcelo Bielsa. Karena sumber ini secara terbuka berbasis opini, nilai-nilai itu harus dipahami sebagai penilaian editorial, bukan catatan turnamen yang netral.


Diskusi
Masuk untuk bergabung dalam diskusi.
Masuk / Daftar