Spanyol resmi menjadi juara dunia setelah menundukkan Argentina 1-0 lewat perpanjangan waktu, dengan Ferran Torres menjadi penentu pada menit ke-106. Kemenangan ini menghadirkan gelar Piala Dunia kedua bagi Spanyol, melanjutkan keberhasilan generasi 2010.
Final di New York New Jersey Stadium ditentukan oleh kesabaran dan kendali permainan Spanyol. Argentina bertahan dalam waktu yang lama, dengan Emi Martínez beberapa kali terlibat dalam momen penting, tetapi angka serangan yang dilaporkan menunjukkan betapa kecilnya ancaman yang mereka ciptakan sebelum Spanyol akhirnya menemukan celah.
Menjelang akhir laga, suasana memanas setelah peluit panjang ketika Leandro Paredes diusir keluar lapangan usai perselisihan yang melibatkan Eric García dan Gavi. Kejadian itu memberi nada pahit pada malam yang secara keseluruhan ditandai oleh disiplin taktis dan ketekunan Spanyol.
Pelatih Spanyol menggambarkan kemenangan itu sebagai hasil yang memang pantas mereka dapatkan, sekaligus segera mengalihkan perhatian ke tantangan berikutnya, laga Nations League melawan Inggris pada September. Bagi para pengamat dan pendukung, pertanyaan yang lebih besar adalah apakah skuad ini sedang memulai siklus dominasi baru, bukan sekadar menuntaskan satu turnamen yang luar biasa.


Diskusi
Masuk untuk bergabung dalam diskusi.
Masuk / Daftar