FA CupYunnan Yukun 33 Chengdu Better CityFTFA CupHenan Jianye 11 Dalian ZhixingFTFA CupWuhan Three Towns 22 Shandong LunengFTFA CupChongqing Tongliang Long 20 Qingdao Youth IslandFTFA CupShanghai Shenhua 41 Qingdao JonoonFTFA CupSHANGHAI SIPG 11 Sichuan JiuniuFTFriendlies ClubsStevenage 04 West HamFTFriendlies ClubsMaidenhead 01 WolvesFTFriendlies ClubsNapoli 13 ArezzoFTFriendlies ClubsTottenham 10 Milton Keynes DonsFTFriendlies ClubsNottingham Forest 30 BlackburnFTFriendlies ClubsWalsall 05 Aston VillaFTFA CupDalian Kewei 12 Beijing GuoanFTLANGSUNGLiga ProIndependiente del Valle 30 Tecnico Universitario90+2'FA CupYunnan Yukun 33 Chengdu Better CityFTFA CupHenan Jianye 11 Dalian ZhixingFTFA CupWuhan Three Towns 22 Shandong LunengFTFA CupChongqing Tongliang Long 20 Qingdao Youth IslandFTFA CupShanghai Shenhua 41 Qingdao JonoonFTFA CupSHANGHAI SIPG 11 Sichuan JiuniuFTFriendlies ClubsStevenage 04 West HamFTFriendlies ClubsMaidenhead 01 WolvesFTFriendlies ClubsNapoli 13 ArezzoFTFriendlies ClubsTottenham 10 Milton Keynes DonsFTFriendlies ClubsNottingham Forest 30 BlackburnFTFriendlies ClubsWalsall 05 Aston VillaFTFA CupDalian Kewei 12 Beijing GuoanFTLANGSUNGLiga ProIndependiente del Valle 30 Tecnico Universitario90+2'
Kembali ke berita
Sepak Bola

Spanyol memilih pengawasan kolektif untuk Messi, bukan penjagaan satu lawan satu di final Piala Dunia

Luis de la Fuente mengatakan Spanyol tidak akan menugaskan satu pemain khusus untuk menjaga Lionel Messi di final Piala Dunia, meski kapten Argentina itu punya dampak besar sepanjang turnamen. Sang pelatih Spanyol menempatkan laga ini sebagai pertemuan dua tim elite, bukan semata masalah satu pemain.

Spanyol memilih pengawasan kolektif untuk Messi, bukan penjagaan satu lawan satu di final Piala Dunia
Kredit gambar: theguardian.com

Spanyol tidak berniat melakukan penjagaan satu lawan satu terhadap Lionel Messi di final Piala Dunia, menurut Luis de la Fuente. Pelatih Spanyol itu mengatakan Messi akan diawasi dengan ketat, tetapi dalam kerangka rencana tim secara keseluruhan, bukan lewat satu pengawal khusus.

Sikap itu muncul meski Messi dikabarkan sudah mencetak delapan gol dan menorehkan empat assist di Piala Dunia ini, serta meski ingatan awal De la Fuente saat menghadapi dia di sepak bola usia muda memberi kesan bahwa pendekatan semacam itu bisa saja dipertimbangkan. Ia mengenang pertemuan Copa del Rey U-19 pada 2004 yang melibatkan Sevilla dan Barcelona, ketika rencana penjagaan bertahan sampai pemain yang ditugasi menjaga Messi ditarik keluar, lalu Messi dengan cepat mengubah jalannya pertandingan.

De la Fuente juga menolak menjadikan Lamine Yamal sebagai pembanding langsung Messi, dengan menegaskan bahwa penyerang muda Spanyol itu harus dinilai sebagai dirinya sendiri. Komentarnya menunjukkan Spanyol ingin menghormati pengaruh Messi tanpa membiarkan final ini semata-mata dipersempit menjadi soal menghentikan satu pemain.

Sang pelatih Spanyol juga sangat hati-hati ketika menilai Argentina, menolak anggapan bahwa mereka harus dipandang sebagai tim kotor dan justru menyoroti deretan gelar besar yang baru saja mereka raih. Bagi editor, pertanyaan taktis utamanya adalah apakah pendekatan kolektif Spanyol mampu membatasi Messi sambil tetap memberi ruang bagi kualitas serang mereka sendiri untuk membentuk final.

Sumber & hak cipta

Artikel ini tidak menyalin sumber mana pun secara utuh. Disusun dari fakta publik dan kerja redaksi; tautan asli milik penulisnya.

Sumber publik

Artikel ini mungkin menggunakan AI untuk ringkasan, terjemahan, atau bantuan SEO, dan ditinjau oleh editor sebelum diterbitkan.

Diskusi

    Bacaan terkait

    Berita
    Aston Villa capai kesepakatan terstruktur untuk Alejandro Garnacho
    Redaksi1 mnt
    Berita
    William Saliba akan absen lama dari Arsenal karena cedera punggung
    Redaksi1 mnt
    Berita
    William Saliba harus absen lama dari Arsenal karena cedera punggung
    Redaksi1 mnt
    Berita
    Rangers akan menantang larangan tepi lapangan Derek McInnes atas komentar soal penalti
    Redaksi1 mnt