World CupIvory Coast -- Norway17:00World CupFrance -- Sweden21:00World CupMexico -- Ecuador01:00World CupEngland -- Congo DR16:00World CupBelgium -- Senegal20:00World CupUSA -- Bosnia & Herzegovina00:00World CupSpain -- Austria19:00World CupPortugal -- Croatia23:00World CupSwitzerland -- Algeria03:00World CupAustralia -- Egypt18:00World CupArgentina -- Cape Verde Islands22:00World CupColombia -- Ghana01:30World CupNetherlands 11 MoroccoFTWorld CupGermany 11 ParaguayFTWorld CupIvory Coast -- Norway17:00World CupFrance -- Sweden21:00World CupMexico -- Ecuador01:00World CupEngland -- Congo DR16:00World CupBelgium -- Senegal20:00World CupUSA -- Bosnia & Herzegovina00:00World CupSpain -- Austria19:00World CupPortugal -- Croatia23:00World CupSwitzerland -- Algeria03:00World CupAustralia -- Egypt18:00World CupArgentina -- Cape Verde Islands22:00World CupColombia -- Ghana01:30World CupNetherlands 11 MoroccoFTWorld CupGermany 11 ParaguayFT
Kembali ke berita
esports

Menginap di hotel terapung di Florida memunculkan pertanyaan soal izin dan keselamatan

Kunjungan seorang YouTuber ke Tiki Suites, hotel di atas laut yang tertambat di lepas pantai Florida, menyoroti pengalaman menginap yang tidak biasa, termasuk kemungkinan perlu dokumen berlayar serta perlunya persiapan untuk keterisolasian, perlengkapan, dan risiko darurat.

Menginap di hotel terapung di Florida memunculkan pertanyaan soal izin dan keselamatan
Kredit gambar: dexerto.com

Tiki Suites digambarkan sebagai kamar hotel terapung yang tertambat di Samudra Atlantik, lepas pantai Florida, dan menurut pengunjung Rubén Holgado, menginap di sana mensyaratkan dokumen berlayar yang tepat karena kamar itu diperlakukan sebagai sebuah kapal. Cerita tersebut membuat pengalaman ini terasa jauh dari pemesanan hotel biasa, lebih mirip perjalanan mandiri di atas air.

Holgado mengatakan ia harus membawa perlengkapan sendiri, sementara kamar itu menyediakan fasilitas seperti TV dan pendingin udara. Susunannya juga sangat terbatas: menurut pengakuan itu, hanya satu orang yang bisa tinggal di sana pada satu waktu.

Soal keselamatan justru membuat kisah ini lebih dari sekadar konten perjalanan yang unik. Holgado menyebut dirinya diperingatkan tentang hiu jika ingin berenang, menghabiskan banyak waktu memancing, dan memiliki walkie-talkie untuk keadaan darurat yang nyata. Ia juga mengatakan sempat diberi tahu bahwa penghuni sebelumnya pernah perlu diselamatkan, meski poin itu tidak didukung catatan resmi dalam sumber yang tersedia.

Selama menginap, Holgado mengalami badai tropis pada malam hari, tetapi kabarnya itu berlalu tanpa masalah besar. Bagi kreator dan penonton, episode ini memunculkan pertanyaan yang familiar: kapan keterisolasian ekstrem menjadi konten yang menarik, dan kapan itu berubah menjadi risiko yang sebenarnya bisa dihindari?

Sumber & hak cipta

Artikel ini tidak menyalin sumber mana pun secara utuh. Disusun dari fakta publik dan kerja redaksi; tautan asli milik penulisnya.

Sumber publik

Artikel ini mungkin menggunakan AI untuk ringkasan, terjemahan, atau bantuan SEO, dan ditinjau oleh editor sebelum diterbitkan.

Diskusi

    Bacaan terkait

    Berita
    Pompompurin memimpin Peringkat Karakter Sanrio 2026 saat Hello Kitty finis kelima
    Redaksi1 mnt
    Berita
    Laporan pembatalan penerbangan Uruguay memunculkan tanda tanya usai tersingkir dari Piala Dunia
    Redaksi1 mnt
    Berita
    Noah Kahan mengimbau penonton konser untuk memakai toilet setelah laporan insiden di Philadelphia
    Redaksi1 mnt
    Berita
    Lufthansa meninjau klaim influencer soal perselisihan saat naik pesawat
    Redaksi1 mnt