World CupCanada -- Morocco17:00World CupParaguay -- France21:00World CupBrazil -- Norway20:00World CupMexico -- England00:00World CupPortugal -- Spain19:00World CupUSA -- Belgium00:00World CupArgentina -- Egypt16:00World CupSwitzerland -- Colombia20:00World CupColombia 10 GhanaFTWorld CupArgentina 32 Cape Verde IslandsFTWorld CupAustralia 11 EgyptFTSuper LeagueYunnan Yukun 21 Henan JianyeFTWorld CupSwitzerland 20 AlgeriaFTWorld CupPortugal 21 CroatiaFTWorld CupCanada -- Morocco17:00World CupParaguay -- France21:00World CupBrazil -- Norway20:00World CupMexico -- England00:00World CupPortugal -- Spain19:00World CupUSA -- Belgium00:00World CupArgentina -- Egypt16:00World CupSwitzerland -- Colombia20:00World CupColombia 10 GhanaFTWorld CupArgentina 32 Cape Verde IslandsFTWorld CupAustralia 11 EgyptFTSuper LeagueYunnan Yukun 21 Henan JianyeFTWorld CupSwitzerland 20 AlgeriaFTWorld CupPortugal 21 CroatiaFT
Kembali ke berita
esports

Sengketa cake pop di TikTok berujung pada permintaan maaf, dampak ke merek, dan kekhawatiran soal perundungan

Tuduhan pencurian resep antara SweetTreatsByAshley dan Cake by Kaity viral di TikTok, memicu jutaan tayangan, respons merek, permintaan maaf, dan seruan untuk menghentikan pelecehan.

Sengketa cake pop di TikTok berujung pada permintaan maaf, dampak ke merek, dan kekhawatiran soal perundungan
Kredit gambar: dexerto.com

Cake by Kaity menuduh SweetTreatsByAshley membagikan resep cake pop Fruity Pebbles dari buku masak berbayar tanpa izin, tetapi Ashley membantah pernah menggunakan atau membeli buku masak tersebut. Perselisihan ini menyebar luas setelah respons Ashley ditonton lebih dari 19 juta kali, menurut artikel sumber.

Perdebatan itu dengan cepat meluas dan tidak lagi hanya soal satu resep makanan penutup. Para pengguna membahas apakah sebuah resep bisa dilindungi oleh undang-undang hak cipta di Amerika Serikat, sementara Fruity Pebbles juga membagikan ulang resep cake pop miliknya sendiri di tengah percakapan yang lebih besar.

Dampak dari reaksi publik juga terasa pada sisi bisnis Cake by Kaity. DaisyMakes menangguhkan kolaborasi itu tanpa batas waktu, dan B&B Sweets mengatakan pihaknya tidak akan lagi aktif mempromosikan produk Cakesicle Popper.

Kaity kemudian menyampaikan permintaan maaf dan mengatakan bahwa ia menangani situasi tersebut dengan buruk, sambil juga melaporkan adanya pesan-pesan abusif, termasuk ancaman dan pelecehan rasis yang ditujukan kepada keluarganya. Setelah itu, Ashley meminta penonton berhenti mengirimkan kebencian dan mengatakan bahwa ia ingin masalah ini mereda, menjadikan peristiwa ini contoh lain tentang bagaimana sengketa kreator bisa berubah menjadi tekanan di dunia nyata.

Sumber & hak cipta

Artikel ini tidak menyalin sumber mana pun secara utuh. Disusun dari fakta publik dan kerja redaksi; tautan asli milik penulisnya.

Sumber publik

Artikel ini mungkin menggunakan AI untuk ringkasan, terjemahan, atau bantuan SEO, dan ditinjau oleh editor sebelum diterbitkan.

Diskusi

    Bacaan terkait

    Berita
    Investasi $35 juta Sony menandakan era cakram PlayStation mulai berakhir
    Redaksi1 mnt
    Berita
    Mainan Yum Yum Yoshi menarik perhatian karena fitur lidah yang memanjang
    Redaksi1 mnt
    Berita
    Panduan kode Haze Seas perlu verifikasi sebelum pembaruan Juli 2026
    Redaksi1 mnt
    Berita
    Laporan menyebut Jerman bisa mewajibkan surat sakit sejak hari pertama
    Redaksi1 mnt
    Sengketa cake pop TikTok: permintaan maaf dan dampak merek | ScoreGale