World CupPortugal -- Spain19:00World CupUSA -- Belgium00:00World CupArgentina -- Egypt16:00World CupSwitzerland -- Colombia20:00World CupFrance -- Morocco20:00World CupMexico 23 EnglandFTWorld CupBrazil 12 NorwayFTSuper LeagueShanghai Shenhua 32 Hangzhou GreentownFTSuper LeagueQingdao Jonoon 11 Chengdu Better CityFTWorld CupParaguay 01 FranceFTWorld CupCanada 03 MoroccoFTSuper LeagueTianjin Teda 30 Sichuan JiuniuFTSuper LeagueDalian Zhixing 32 Wuhan Three TownsFTSuper LeagueBeijing Guoan 20 Shandong LunengFTWorld CupPortugal -- Spain19:00World CupUSA -- Belgium00:00World CupArgentina -- Egypt16:00World CupSwitzerland -- Colombia20:00World CupFrance -- Morocco20:00World CupMexico 23 EnglandFTWorld CupBrazil 12 NorwayFTSuper LeagueShanghai Shenhua 32 Hangzhou GreentownFTSuper LeagueQingdao Jonoon 11 Chengdu Better CityFTWorld CupParaguay 01 FranceFTWorld CupCanada 03 MoroccoFTSuper LeagueTianjin Teda 30 Sichuan JiuniuFTSuper LeagueDalian Zhixing 32 Wuhan Three TownsFTSuper LeagueBeijing Guoan 20 Shandong LunengFT
Kembali ke berita
formula1

Verstappen menyoroti risiko keselamatan setelah kegagalan sayap belakang Red Bull

Max Verstappen mengkritik masalah berulang pada sayap belakang Red Bull setelah kecelakaan di Silverstone dan Austria, sementara kepala tim Laurent Mekies mengakui tim harus mencegah hal serupa terulang.

Verstappen menyoroti risiko keselamatan setelah kegagalan sayap belakang Red Bull
Kredit gambar: bbc.co.uk

Max Verstappen mengatakan masalah pada sayap belakang Red Bull menimbulkan risiko keselamatan serius setelah berkontribusi pada kecelakaan di dua akhir pekan balapan berturut-turut. Insiden terbaru terjadi di Grand Prix Inggris, ketika ia kehilangan kendali di tikungan Stowe pada lap 48 saat mengejar Lewis Hamilton untuk posisi kedua.

Menurut laporan sumber, kecelakaan di Silverstone dan insiden kualifikasi sebelumnya di Austria sama-sama melibatkan sayap belakang yang tidak menutup sebagaimana mestinya saat mobil memasuki tikungan. Verstappen mengatakan gangguannya tidak identik, tetapi dampaknya serupa: daya tekan belakang tiba-tiba berkurang saat ia mulai membelok.

Kepala tim Red Bull Laurent Mekies mengakui frustrasi Verstappen dan mengatakan tim perlu menangani masalah ini dengan sangat serius. Persoalan ini menjadi lebih sensitif karena Red Bull memakai mekanisme sayap belakang lurus yang tidak biasa, di tengah upaya banyak tim mencari pengurangan hambatan dan tambahan kecepatan di lintasan lurus.

Kekhawatiran teknis ini muncul di tengah periode berat di kejuaraan bagi Verstappen, yang berada di posisi ketujuh setelah sembilan balapan dan sudah tiga kali gagal finis karena masalah mobil. Laporan BBC juga menyebut ketidakpastian mengenai masa depan jangka panjangnya di Red Bull, meski pembahasan soal kontrak dan opsi tim rival itu masih memerlukan konfirmasi lebih lanjut.

Sumber & hak cipta

Artikel ini tidak menyalin sumber mana pun secara utuh. Disusun dari fakta publik dan kerja redaksi; tautan asli milik penulisnya.

Sumber publik

Artikel ini mungkin menggunakan AI untuk ringkasan, terjemahan, atau bantuan SEO, dan ditinjau oleh editor sebelum diterbitkan.

Diskusi

    Bacaan terkait

    Berita
    Leclerc menang di Grand Prix Inggris saat kebingungan safety car membekukan drama akhir lomba
    Redaksi1 mnt
    Berita
    Silverstone menarik sekitar 564.000 penonton, rekor baru untuk British Grand Prix
    Redaksi1 mnt
    Berita
    Pertanyaan 2026 Monaco: apakah mode salip benar-benar bisa membuka peluang?
    Redaksi2 mnt
    Berita
    Antonelli mengalahkan Hamilton untuk menang di sprint Silverstone
    Redaksi1 mnt