LANGSUNGSuper LeagueQingdao Jonoon 00 Chengdu Better City32'World CupBrazil -- Norway20:00World CupMexico -- England00:00World CupPortugal -- Spain19:00World CupUSA -- Belgium00:00World CupArgentina -- Egypt16:00World CupSwitzerland -- Colombia20:00World CupParaguay 01 FranceFTWorld CupCanada 03 MoroccoFTSuper LeagueTianjin Teda 30 Sichuan JiuniuFTSuper LeagueDalian Zhixing 32 Wuhan Three TownsFTSuper LeagueBeijing Guoan 20 Shandong LunengFTSuper LeagueShenyang Urban 31 Chongqing Tongliang LongFTSuper LeagueQingdao Youth Island 21 SHANGHAI SIPGFTLANGSUNGSuper LeagueQingdao Jonoon 00 Chengdu Better City32'World CupBrazil -- Norway20:00World CupMexico -- England00:00World CupPortugal -- Spain19:00World CupUSA -- Belgium00:00World CupArgentina -- Egypt16:00World CupSwitzerland -- Colombia20:00World CupParaguay 01 FranceFTWorld CupCanada 03 MoroccoFTSuper LeagueTianjin Teda 30 Sichuan JiuniuFTSuper LeagueDalian Zhixing 32 Wuhan Three TownsFTSuper LeagueBeijing Guoan 20 Shandong LunengFTSuper LeagueShenyang Urban 31 Chongqing Tongliang LongFTSuper LeagueQingdao Youth Island 21 SHANGHAI SIPGFT
Kembali ke berita
esports

Klaim malware pemain menyorot XSE Pro League

Pemain BetBoom melaporkan adanya peringatan malware di PC turnamen pada LAN XSE Pro League di Guangzhou, dengan Kirill “Magnojez” Rodnov mengatakan insiden itu mungkin membuatnya kehilangan akses ke akun Steam miliknya.

Klaim malware pemain menyorot XSE Pro League
Kredit gambar: dexerto.com

Kirill “Magnojez” Rodnov dari BetBoom mengklaim bahwa penggunaan PC yang telah terkompromi di LAN XSE Pro League di Guangzhou mungkin membuatnya kehilangan akses ke akun Steam miliknya. Kekhawatiran ini muncul setelah laporan pemain bahwa mesin latihan di ajang tersebut berisi file spyware dan trojan.

Berdasarkan laporan yang tersedia, Magnojez membagikan rekaman pemindaian antivirus yang menandai file berbahaya pada perangkatnya, sementara rekan setimnya, Aleksandr “zorte” Zagodyrenko, menulis di Telegram bahwa PC miliknya juga berisi trojan, serta perangkat lunak lain yang tidak berkaitan seperti klien torrent dan klien server pribadi World of Warcraft. Laporan itu juga menyebut malware yang teridentifikasi digambarkan sebagai remote access trojan, meski status forensiknya belum dikonfirmasi secara independen dalam materi yang disediakan.

Kekhawatiran keamanan ini datang bersamaan dengan keluhan operasional yang lebih luas dari ajang yang sama. Laporan tersebut menggambarkan penundaan pertandingan, kesalahan siaran, beberapa PC yang disebut belum memiliki CS2, dan pemadaman listrik saat 9z melawan SINNERS setelah insiden trafo di luar venue.

Bagi editor, inti persoalannya adalah verifikasi: kesaksian para pemain dan bukti pemindaian antivirus yang terlihat memang penting, tetapi sejumlah detail masih bergantung pada unggahan media sosial atau pelaporan pihak ketiga, bukan pernyataan resmi penyelenggara atau tinjauan forensik yang dipublikasikan.

Sumber & hak cipta

Artikel ini tidak menyalin sumber mana pun secara utuh. Disusun dari fakta publik dan kerja redaksi; tautan asli milik penulisnya.

Sumber publik

Artikel ini mungkin menggunakan AI untuk ringkasan, terjemahan, atau bantuan SEO, dan ditinjau oleh editor sebelum diterbitkan.

Diskusi

    Bacaan terkait

    Berita
    Kai Cenat menetapkan pengumuman daftar Streamer University 2 untuk siaran bersama pertama di Twitch dan YouTube
    Redaksi1 mnt
    Berita
    Kode Overkill Juli 2026: hadiah, syarat, dan cara penukaran
    Redaksi1 mnt
    Berita
    Rekaman body cam polisi menambah konteks soal penangkapan JiDion di Michigan
    Redaksi1 mnt
    Berita
    Panduan kode The Mimic Juli 2026 perlu verifikasi sebelum dipakai
    Redaksi1 mnt
    Klaim malware pada PC turnamen sorot XSE Pro League | ScoreGale