World CupPortugal -- Spain19:00World CupUSA -- Belgium00:00World CupArgentina -- Egypt16:00World CupSwitzerland -- Colombia20:00World CupFrance -- Morocco20:00World CupMexico 23 EnglandFTWorld CupBrazil 12 NorwayFTSuper LeagueShanghai Shenhua 32 Hangzhou GreentownFTSuper LeagueQingdao Jonoon 11 Chengdu Better CityFTWorld CupParaguay 01 FranceFTWorld CupCanada 03 MoroccoFTSuper LeagueTianjin Teda 30 Sichuan JiuniuFTSuper LeagueDalian Zhixing 32 Wuhan Three TownsFTSuper LeagueBeijing Guoan 20 Shandong LunengFTWorld CupPortugal -- Spain19:00World CupUSA -- Belgium00:00World CupArgentina -- Egypt16:00World CupSwitzerland -- Colombia20:00World CupFrance -- Morocco20:00World CupMexico 23 EnglandFTWorld CupBrazil 12 NorwayFTSuper LeagueShanghai Shenhua 32 Hangzhou GreentownFTSuper LeagueQingdao Jonoon 11 Chengdu Better CityFTWorld CupParaguay 01 FranceFTWorld CupCanada 03 MoroccoFTSuper LeagueTianjin Teda 30 Sichuan JiuniuFTSuper LeagueDalian Zhixing 32 Wuhan Three TownsFTSuper LeagueBeijing Guoan 20 Shandong LunengFT
Kembali ke berita
Sepak Bola

Kekalahan Brasil dari Norwegia membuat proyek ulang Ancelotti jadi sorotan

Brasil tersingkir dari Piala Dunia setelah kalah dari Norwegia di babak 16 besar, sehingga muncul pertanyaan tentang pilihan lini tengah Carlo Ancelotti, peran Neymar, dan besarnya perombakan yang dibutuhkan menjelang 2030.

Kekalahan Brasil dari Norwegia membuat proyek ulang Ancelotti jadi sorotan
Kredit gambar: bbc.co.uk

Brasil mengakhiri Piala Dunia di babak 16 besar dengan kekalahan dari Norwegia, hasil yang mengalihkan perhatian dari kekecewaan sesaat ke pertanyaan yang lebih dalam: apakah Carlo Ancelotti mampu membentuk ulang skuad yang menua.

Catatan Ancelotti bersama Brasil sejauh ini sebenarnya tidak buruk: sumber menyebutkan ia meraih 10 kemenangan, tiga hasil imbang, dan tiga kekalahan dari 16 pertandingan, setelah mengambil alih tim yang sempat kesulitan di kualifikasi. Namun, laga melawan Norwegia memperlihatkan persoalan pada keseimbangan lini tengah, kedalaman skuad, dan ketergantungan tim pada transisi serangan langsung.

Keputusan pemilihan pemain kini menjadi pusat perdebatan. Pemanggilan kembali Casemiro membawa organisasi, tetapi juga membuat Brasil rentan di ruang terbuka, sementara cedera Lucas Paqueta mengurangi opsi Ancelotti di lini tengah. Sumber juga menyoroti peran Neymar sebagai penyerang tengah, gol penaltinya, serta komentar pascalaga yang memberi kesan bahwa kiprahnya bersama tim nasional telah mencapai titik akhir pribadi.

Pertanyaan besarnya bagi editor dan penggemar adalah apakah Brasil membutuhkan penyesuaian taktik atau peremajaan generasi secara penuh. Ancelotti menyebut kekalahan ini sebagai awal siklus baru, tetapi sumber mempertanyakan apakah kekuatannya sebagai pemecah masalah kelas elite cocok untuk proyek jangka panjang menuju Piala Dunia 2030.

Sumber & hak cipta

Artikel ini tidak menyalin sumber mana pun secara utuh. Disusun dari fakta publik dan kerja redaksi; tautan asli milik penulisnya.

Sumber publik

Artikel ini mungkin menggunakan AI untuk ringkasan, terjemahan, atau bantuan SEO, dan ditinjau oleh editor sebelum diterbitkan.

Diskusi

    Bacaan terkait

    Berita
    Dwigol Haaland antar Norwegia lolos dari Brasil ke perempat final Piala Dunia pertama mereka
    Redaksi1 mnt
    Berita
    Neymar memberi sinyal pamit dari Brasil usai kekalahan dari Norwegia di Piala Dunia
    Redaksi1 mnt
    Berita
    Haaland mencetak dua gol sebelum injury time, Norwegia kalahkan Brasil 2-1
    Redaksi SCOREGALE1 mnt
    Berita
    Petir menambah dramatis sebelum Mexico vs England di Azteca
    Redaksi1 mnt
    Kekalahan Brasil dari Norwegia menguji proyek ulang Ancelotti | ScoreGale