World CupArgentina -- Austria17:00World CupFrance -- Iraq21:00World CupNorway -- Senegal00:00World CupJordan -- Algeria03:00World CupPortugal -- Uzbekistan17:00World CupEngland -- Ghana20:00World CupPanama -- Croatia23:00World CupColombia -- Congo DR02:00World CupSwitzerland -- Canada19:00World CupBosnia & Herzegovina -- Qatar19:00World CupMorocco -- Haiti22:00World CupScotland -- Brazil22:00World CupCzechia -- Mexico01:00World CupSouth Africa -- South Korea01:00World CupArgentina -- Austria17:00World CupFrance -- Iraq21:00World CupNorway -- Senegal00:00World CupJordan -- Algeria03:00World CupPortugal -- Uzbekistan17:00World CupEngland -- Ghana20:00World CupPanama -- Croatia23:00World CupColombia -- Congo DR02:00World CupSwitzerland -- Canada19:00World CupBosnia & Herzegovina -- Qatar19:00World CupMorocco -- Haiti22:00World CupScotland -- Brazil22:00World CupCzechia -- Mexico01:00World CupSouth Africa -- South Korea01:00
Kembali ke berita
Sepak Bola

Bagaimana Carlisle United menjadi penghubung tak terduga antara kiper-kiper Piala Dunia Inggris

Jordan Pickford, Dean Henderson, dan James Trafford sama-sama menghabiskan masa penting pengembangan mereka di Carlisle United, menjadikan klub asal Cumbria itu benang merah yang menarik dalam kelompok penjaga gawang Inggris.

Bagaimana Carlisle United menjadi penghubung tak terduga antara kiper-kiper Piala Dunia Inggris
Kredit gambar: bbc.com

Ketiga kiper Inggris untuk Piala Dunia memiliki kaitan dengan Carlisle United. Jordan Pickford menjalani 18 pertandingan tim utama di sana saat dipinjamkan, sementara Dean Henderson dan James Trafford menempuh jalur akademi klub sebelum melangkah ke level yang lebih besar.

Fitur BBC ini menempatkan Carlisle sebagai pusat pengembangan kiper yang mengejutkan, didukung oleh cerita dari pelatih dan pencari bakat yang pernah bekerja dengan atau mengamati para pemain itu di awal karier mereka. Masa Pinjaman Pickford terjadi ketika Carlisle menjalani musim League One yang berat, tetapi orang-orang di klub masih mengingat ketangguhannya sebagai bagian dari alasan ia kemudian menjadi pilihan utama Inggris.

Jalur Henderson berbeda: ia diamati sejak usia muda, berkembang di lingkungan pembinaan Carlisle, lalu bergabung dengan Manchester United pada 2015. Sejak itu kariernya mencakup beberapa masa pinjaman, kepindahan permanen ke Crystal Palace pada 2023, dan momen besar di Wembley bersama Palace pada final FA Cup 2025.

Trafford, yang paling muda di antara ketiganya, juga meninggalkan sistem Carlisle lebih awal, pindah ke Manchester City saat berusia 12 tahun sebelum kemudian sempat bersama Burnley dan kembali ke City. Poin besarnya bagi editor dan pendukung bukan bahwa Carlisle sendirian membentuk para pemain ini, melainkan bahwa klub itu tampaknya memainkan peran berarti pada tahap-tahap penting perkembangan mereka.

Sumber & hak cipta

Artikel ini tidak menyalin sumber mana pun secara utuh. Disusun dari fakta publik dan kerja redaksi; tautan asli milik penulisnya.

Sumber publik

Artikel ini mungkin menggunakan AI untuk ringkasan, terjemahan, atau bantuan SEO, dan ditinjau oleh editor sebelum diterbitkan.

Diskusi

    Bacaan terkait

    Berita
    Sikap Doku soal kelahiran anak membawa fokus sepak bola ke cuti keluarga
    Redaksi1 mnt
    Berita
    Iran menahan Belgia saat Ghalenoei memuji ketangguhan di tengah beban perjalanan
    Redaksi1 mnt
    Berita
    Cape Verde makin dekat mewujudkan mimpi Piala Dunia usai imbang melawan Uruguay
    Redaksi1 mnt
    Berita
    Yamal dan Oyarzabal membuat Spanyol memegang kendali atas Arab Saudi
    Redaksi1 mnt