World CupPortugal -- Spain19:00World CupUSA -- Belgium00:00World CupArgentina -- Egypt16:00World CupSwitzerland -- Colombia20:00World CupFrance -- Morocco20:00World CupNorway -- England21:00World CupMexico 23 EnglandFTWorld CupBrazil 12 NorwayFTSuper LeagueShanghai Shenhua 32 Hangzhou GreentownFTSuper LeagueQingdao Jonoon 11 Chengdu Better CityFTWorld CupParaguay 01 FranceFTWorld CupCanada 03 MoroccoFTLANGSUNGEsiliiga AFC Tallinn 32 Nõmme United II45'LANGSUNGEsiliiga ATallinna Kalev 32 Maardu81'World CupPortugal -- Spain19:00World CupUSA -- Belgium00:00World CupArgentina -- Egypt16:00World CupSwitzerland -- Colombia20:00World CupFrance -- Morocco20:00World CupNorway -- England21:00World CupMexico 23 EnglandFTWorld CupBrazil 12 NorwayFTSuper LeagueShanghai Shenhua 32 Hangzhou GreentownFTSuper LeagueQingdao Jonoon 11 Chengdu Better CityFTWorld CupParaguay 01 FranceFTWorld CupCanada 03 MoroccoFTLANGSUNGEsiliiga AFC Tallinn 32 Nõmme United II45'LANGSUNGEsiliiga ATallinna Kalev 32 Maardu81'
Kembali ke berita
Sepak Bola

De la Fuente menempatkan lini tengah Spanyol sebagai pusat kepercayaan diri di Piala Dunia

Pelatih Spanyol Luis de la Fuente dalam wawancara The Guardian menjelang laga 16 besar melawan Portugal menegaskan keyakinannya pada lini tengah Spanyol, memuji Pedri dan Lamine Yamal, serta menjelaskan tekanan dalam memilih skuad.

De la Fuente menempatkan lini tengah Spanyol sebagai pusat kepercayaan diri di Piala Dunia
Kredit gambar: theguardian.com

Luis de la Fuente mengatakan bahwa lini tengah Spanyol saat ini pantas disejajarkan dengan yang terbaik di sepak bola dan menilai pilihannya bisa dibandingkan dengan kelompok legendaris Spanyol pada 2010. Menjelang pertandingan 16 besar Piala Dunia Spanyol melawan Portugal, ia menegaskan bahwa keyakinan itu adalah pendapatnya, bukan peringkat yang mutlak.

Pelatih Spanyol itu menunjuk kedalaman yang dimiliki pemain seperti Rodrigo, Martín Zubimendi, Fabián, Pedri, Dani Olmo, Mikel Merino, Baena, dan Gavi, sambil mencatat bahwa Fermín absen karena cedera. Ucapannya menunjukkan bahwa kepercayaan diri Spanyol bukan hanya bertumpu pada kualitas bintang, tetapi juga pada banyaknya profil yang tersedia untuk tiap peran di lini tengah.

De la Fuente sangat memuji Pedri, menyebutnya sebagai teknisi langka yang mampu membuat tindakan sulit tampak sederhana. Soal duel potensial Lamine Yamal dengan Nuno Mendes, ia mengatakan sayap muda itu sudah berkembang sejak pertemuan-pertemuan sebelumnya dan seharusnya fokus bermain dengan kepribadian dan rasa senang.

Wawancara itu juga memperlihatkan sisi yang lebih tenang dari manajemen turnamen. De la Fuente mengatakan bahwa memilih skuad adalah bagian tersulit dari pekerjaannya, memuji Borja Iglesias karena tetap siap dan menaikkan standar, serta berulang kali kembali ke kata respek sebagai nilai penuntun. Bagi Spanyol, pesan menjelang Portugal jelas: talenta penting, tetapi begitu pula disiplin pemilihan, kematangan, dan lingkungan kolektif di sekitar para pemain.

Sumber & hak cipta

Artikel ini tidak menyalin sumber mana pun secara utuh. Disusun dari fakta publik dan kerja redaksi; tautan asli milik penulisnya.

Sumber publik

Artikel ini mungkin menggunakan AI untuk ringkasan, terjemahan, atau bantuan SEO, dan ditinjau oleh editor sebelum diterbitkan.

Diskusi

    Bacaan terkait

    Berita
    Oliver Glasner menangani Nottingham Forest di tengah reset cepat lainnya
    Redaksi1 mnt
    Berita
    Keputusan VAR Inggris-Meksiko: mengapa Quansah mendapat kartu merah dan dua penalti tetap berlaku
    Redaksi1 mnt
    Berita
    Bellingham menyebut kemenangan Inggris di Azteca sebagai malam yang paling membanggakan
    Redaksi1 mnt
    Berita
    Man Utd dikaitkan dengan gelandang Chelsea yang tidak disebutkan namanya dalam pembaruan transfer yang minim detail
    Redaksi1 mnt
    De la Fuente menempatkan lini tengah Spanyol sebagai pusat kepercayaan diri di Piala Dunia | ScoreGale