World CupPortugal -- Spain19:00World CupUSA -- Belgium00:00World CupArgentina -- Egypt16:00World CupSwitzerland -- Colombia20:00World CupFrance -- Morocco20:00World CupNorway -- England21:00World CupMexico 23 EnglandFTWorld CupBrazil 12 NorwayFTSuper LeagueShanghai Shenhua 32 Hangzhou GreentownFTSuper LeagueQingdao Jonoon 11 Chengdu Better CityFTWorld CupParaguay 01 FranceFTWorld CupCanada 03 MoroccoFTLANGSUNGEsiliiga AFC Tallinn 32 Nõmme United II45'LANGSUNGEsiliiga ATallinna Kalev 32 Maardu81'World CupPortugal -- Spain19:00World CupUSA -- Belgium00:00World CupArgentina -- Egypt16:00World CupSwitzerland -- Colombia20:00World CupFrance -- Morocco20:00World CupNorway -- England21:00World CupMexico 23 EnglandFTWorld CupBrazil 12 NorwayFTSuper LeagueShanghai Shenhua 32 Hangzhou GreentownFTSuper LeagueQingdao Jonoon 11 Chengdu Better CityFTWorld CupParaguay 01 FranceFTWorld CupCanada 03 MoroccoFTLANGSUNGEsiliiga AFC Tallinn 32 Nõmme United II45'LANGSUNGEsiliiga ATallinna Kalev 32 Maardu81'
Kembali ke berita
Sepak Bola

Keputusan VAR Inggris-Meksiko: mengapa Quansah mendapat kartu merah dan dua penalti tetap berlaku

Inggris mengalahkan Meksiko 3-2 di babak 16 besar Piala Dunia dalam laga yang ditentukan tiga momen VAR utama: kartu merah Jarell Quansah, penalti untuk Inggris atas pelanggaran terhadap Anthony Gordon, dan penalti untuk Meksiko setelah duel Harry Kane dengan Brian Gutiérrez.

Keputusan VAR Inggris-Meksiko: mengapa Quansah mendapat kartu merah dan dua penalti tetap berlaku
Kredit gambar: espn.com

Kemenangan 3-2 Inggris atas Meksiko ditentukan oleh tiga pemeriksaan VAR penting: Jarell Quansah diusir setelah peninjauan, penalti Inggris dipertahankan, dan Meksiko kemudian mendapat tendangan penalti setelah keputusan tanpa pelanggaran atas insiden dengan Harry Kane dibatalkan.

Intervensi besar pertama terjadi sekitar menit ke-54, ketika wasit Alireza Faghani meninjau tekel Quansah terhadap Jesús Gallardo di monitor pinggir lapangan. Analisis ESPN, yang ditulis mantan wasit Andy Davies, menilai kartu merah itu sebagai keputusan yang tepat karena tekel tersebut melibatkan kontak tinggi dan kekuatan yang besar.

Empat menit kemudian, Anthony Gordon memenangkan penalti setelah ada kontak dari kiper Meksiko Raúl Rangel di dalam kotak penalti. VAR Nicolás Gallo Barragán memeriksa insiden itu dan membiarkan keputusan penalti di lapangan tetap berlaku; analisis itu juga mencatat bahwa sanksi tambahan untuk Rangel tidak dianggap perlu karena sentuhan Gordon telah membawa bola menjauh dari gawang.

Momen yang paling bisa diperdebatkan terjadi sekitar menit ke-68, ketika Kane mencoba membuang bola di dalam kotak penalti Inggris dan mengenai sepatu Brian Gutiérrez, bukan bola. Analisis sumber menggambarkan pemberian penalti akhir untuk Meksiko sebagai keputusan yang terasa keras dari sudut pandang Inggris, tetapi pada akhirnya sulit diabaikan oleh VAR setelah rekaman ulang ditinjau.

Sumber & hak cipta

Artikel ini tidak menyalin sumber mana pun secara utuh. Disusun dari fakta publik dan kerja redaksi; tautan asli milik penulisnya.

Sumber publik

Artikel ini mungkin menggunakan AI untuk ringkasan, terjemahan, atau bantuan SEO, dan ditinjau oleh editor sebelum diterbitkan.

Diskusi

    Bacaan terkait

    Berita
    Oliver Glasner menangani Nottingham Forest di tengah reset cepat lainnya
    Redaksi1 mnt
    Berita
    Bellingham menyebut kemenangan Inggris di Azteca sebagai malam yang paling membanggakan
    Redaksi1 mnt
    Berita
    De la Fuente menempatkan lini tengah Spanyol sebagai pusat kepercayaan diri di Piala Dunia
    Redaksi1 mnt
    Berita
    Man Utd dikaitkan dengan gelandang Chelsea yang tidak disebutkan namanya dalam pembaruan transfer yang minim detail
    Redaksi1 mnt
    Keputusan VAR Inggris–Meksiko: Quansah kartu merah dan dua penalti | ScoreGale