World CupCroatia -- Ghana21:00World CupPanama -- England21:00World CupColombia -- Portugal23:30World CupCongo DR -- Uzbekistan23:30World CupJordan -- Argentina02:00World CupAlgeria -- Austria02:00World CupSouth Africa -- Canada19:00World CupBrazil -- Japan17:00World CupNetherlands -- Morocco01:00World CupNew Zealand 15 BelgiumFTWorld CupEgypt 11 IranFTWorld CupCape Verde Islands 00 Saudi ArabiaFTWorld CupUruguay 01 SpainFTWorld CupNorway 14 FranceFTWorld CupCroatia -- Ghana21:00World CupPanama -- England21:00World CupColombia -- Portugal23:30World CupCongo DR -- Uzbekistan23:30World CupJordan -- Argentina02:00World CupAlgeria -- Austria02:00World CupSouth Africa -- Canada19:00World CupBrazil -- Japan17:00World CupNetherlands -- Morocco01:00World CupNew Zealand 15 BelgiumFTWorld CupEgypt 11 IranFTWorld CupCape Verde Islands 00 Saudi ArabiaFTWorld CupUruguay 01 SpainFTWorld CupNorway 14 FranceFT
Kembali ke berita
Sepak Bola

Kritik Ian Wright terhadap sepak bola Skotlandia memunculkan pertanyaan yang lebih besar soal nilai

Argumen Ian Wright bahwa sepak bola Skotlandia tertahan oleh pendapatan siaran yang terlalu rendah dan perencanaan jangka panjang yang lemah didukung oleh sejumlah perbandingan soal jumlah penonton dan hak siar, tetapi kaitannya dengan hasil tim nasional tetap lebih rumit.

Kritik Ian Wright terhadap sepak bola Skotlandia memunculkan pertanyaan yang lebih besar soal nilai
Kredit gambar: bbc.co.uk

Kritik Ian Wright memiliki bobot pada satu hal yang jelas: sepak bola Skotlandia menarik dukungan domestik yang luar biasa kuat, tetapi pendapatan siarannya tampak lebih rendah daripada pasar yang sebanding seperti Norwegia. Itu memang tidak membuktikan satu penyebab tunggal atas kesulitan Skotlandia, namun cukup menjadikan strategi komersial olahraga ini layak diperiksa lebih jauh.

Perbandingannya terasa mencolok karena rata-rata penonton pertandingan Scottish Premiership dilaporkan sekitar 16.000 pada musim lalu, sedangkan divisi teratas Norwegia disebut hanya sedikit di atas 7.000 pada 2025. Sebuah laporan UEFA juga menempatkan Skotlandia di posisi teratas Eropa untuk kehadiran penonton divisi teratas per kapita selama tiga tahun berturut-turut, meski Celtic dan Rangers sangat memengaruhi rata-rata nasional.

Pendapatan siaran adalah bagian ketika argumen Wright menjadi lebih tajam, tetapi juga lebih bergantung pada angka yang dilaporkan. Kesepakatan £150 juta milik SPFL berlaku dari 2024 hingga 2029 dan saat ini memberi klub-klub Premiership sekitar £30 juta per musim, dengan target mencapai £50 juta pada 2029. Laporan media Norwegia yang dikutip dalam sumber menunjukkan bahwa hak siar domestik Norwegia sudah di atas level itu dan bisa naik lagi mulai 2029.

Pertanyaan yang lebih sulit adalah apakah uang TV yang lebih besar akan mengubah prestasi internasional Skotlandia. Pendapatan tambahan bisa membantu akademi, fasilitas, dan mempertahankan bakat, tetapi jalur dari sistem usia muda ke tim utama tetap menjadi isu terpisah yang disorot oleh kekhawatiran Asosiasi Sepak Bola Skotlandia. Komentar Wright mungkin terasa relevan karena menghubungkan loyalitas suporter, nilai liga, dan frustrasi tim nasional, tetapi editor sebaiknya memperlakukan kaitan antara pendapatan dan hasil sebagai argumen, bukan fakta yang sudah pasti.

Sumber & hak cipta

Artikel ini tidak menyalin sumber mana pun secara utuh. Disusun dari fakta publik dan kerja redaksi; tautan asli milik penulisnya.

Sumber publik

Artikel ini mungkin menggunakan AI untuk ringkasan, terjemahan, atau bantuan SEO, dan ditinjau oleh editor sebelum diterbitkan.

Diskusi

    Bacaan terkait

    Berita
    Klaim cedera England tentang “James” masih perlu verifikasi
    Redaksi1 mnt
    Berita
    Pembicaraan perpanjangan Pochettino dan U.S. Soccer masih positif, tetapi belum ada kesepakatan
    Redaksi1 mnt
    Berita
    Rencana lini tengah Real Madrid bergantung pada kemungkinan kepergian pemain, kata sumber ESPN
    Redaksi1 mnt
    Berita
    Reece James absen melawan Panama saat Declan Rice kembali latihan Inggris
    Redaksi1 mnt