LANGSUNGSuper LeagueQingdao Jonoon 00 Chengdu Better City30'World CupBrazil -- Norway20:00World CupMexico -- England00:00World CupPortugal -- Spain19:00World CupUSA -- Belgium00:00World CupArgentina -- Egypt16:00World CupSwitzerland -- Colombia20:00World CupParaguay 01 FranceFTWorld CupCanada 03 MoroccoFTSuper LeagueTianjin Teda 30 Sichuan JiuniuFTSuper LeagueDalian Zhixing 32 Wuhan Three TownsFTSuper LeagueBeijing Guoan 20 Shandong LunengFTSuper LeagueShenyang Urban 31 Chongqing Tongliang LongFTSuper LeagueQingdao Youth Island 21 SHANGHAI SIPGFTLANGSUNGSuper LeagueQingdao Jonoon 00 Chengdu Better City30'World CupBrazil -- Norway20:00World CupMexico -- England00:00World CupPortugal -- Spain19:00World CupUSA -- Belgium00:00World CupArgentina -- Egypt16:00World CupSwitzerland -- Colombia20:00World CupParaguay 01 FranceFTWorld CupCanada 03 MoroccoFTSuper LeagueTianjin Teda 30 Sichuan JiuniuFTSuper LeagueDalian Zhixing 32 Wuhan Three TownsFTSuper LeagueBeijing Guoan 20 Shandong LunengFTSuper LeagueShenyang Urban 31 Chongqing Tongliang LongFTSuper LeagueQingdao Youth Island 21 SHANGHAI SIPGFT
Kembali ke berita
esports

Jon Prosser membantah tuduhan konspirasi rahasia dagang Apple dalam kasus kebocoran iOS 26

YouTuber Jon Prosser telah mengajukan tanggapan resmi pertamanya atas gugatan Apple, membantah bahwa ia bersekongkol mencuri rahasia dagang sambil mengakui adanya panggilan FaceTime saat fitur iOS yang belum dirilis diperlihatkan.

Jon Prosser membantah tuduhan konspirasi rahasia dagang Apple dalam kasus kebocoran iOS 26
Kredit gambar: dexerto.com

Jon Prosser secara resmi membantah klaim Apple bahwa ia terlibat dalam konspirasi untuk mendapatkan rahasia dagang terkait dugaan kebocoran iOS 26. Dalam berkas di pengadilan federal, ia meminta agar gugatan Apple dibatalkan dan menuntut biaya hukum serta honor pengacara.

Perkara Apple berpusat pada tuduhan bahwa Michael Ramacciotti mengakses sebuah iPhone pengembangan yang terkait dengan karyawan Apple, Ethan Lipnik, lalu memperlihatkan fitur perangkat lunak yang belum dirilis kepada Prosser melalui FaceTime. Dalam tanggapannya, Prosser membantah pernah mengakses perangkat itu atau berkoordinasi untuk memperoleh materi rahasia, tetapi ia mengakui bahwa dirinya berada dalam panggilan ketika Ramacciotti menunjukkan fitur iOS yang belum dirilis.

Berkas Prosser juga membantah klaim Apple soal pembayaran kepada Ramacciotti, dengan argumen bahwa uang apa pun yang dibayarkan muncul setelah dugaan pengungkapan dan bukan bagian dari kesepakatan sebelumnya. Pembelaannya mencakup argumen bahwa Apple belum membuktikan klaim hukum yang sah, belum menunjukkan kerugian yang dapat dipulihkan, dan bahwa sebagian informasi yang dipersoalkan sudah tidak sepenuhnya rahasia karena telah muncul di sumber publik.

Kasus ini masih belum selesai, dan belum ada putusan pengadilan atas tuduhan Apple maupun pembelaan Prosser. Untuk kreator dan komunitas yang berfokus pada teknologi, sengketa ini memunculkan pertanyaan yang lebih luas tentang batas antara peliputan produk yang belum diumumkan dan akses ilegal terhadap informasi rahasia.

Sumber & hak cipta

Artikel ini tidak menyalin sumber mana pun secara utuh. Disusun dari fakta publik dan kerja redaksi; tautan asli milik penulisnya.

Sumber publik

Artikel ini mungkin menggunakan AI untuk ringkasan, terjemahan, atau bantuan SEO, dan ditinjau oleh editor sebelum diterbitkan.

Diskusi

    Bacaan terkait

    Berita
    Kai Cenat menetapkan pengumuman daftar Streamer University 2 untuk siaran bersama pertama di Twitch dan YouTube
    Redaksi1 mnt
    Berita
    Kode Overkill Juli 2026: hadiah, syarat, dan cara penukaran
    Redaksi1 mnt
    Berita
    Rekaman body cam polisi menambah konteks soal penangkapan JiDion di Michigan
    Redaksi1 mnt
    Berita
    Klaim malware pemain menyorot XSE Pro League
    Redaksi1 mnt
    Jon Prosser bantah konspirasi Apple dalam kasus kebocoran iOS 26 | ScoreGale