LANGSUNGWorld CupSpain 30 Saudi Arabia35'World CupBelgium -- Iran19:00World CupUruguay -- Cape Verde Islands22:00World CupNew Zealand -- Egypt01:00World CupArgentina -- Austria17:00World CupFrance -- Iraq21:00World CupNorway -- Senegal00:00World CupJordan -- Algeria03:00World CupPortugal -- Uzbekistan17:00World CupEngland -- Ghana20:00World CupPanama -- Croatia23:00World CupColombia -- Congo DR02:00World CupSwitzerland -- Canada19:00World CupBosnia & Herzegovina -- Qatar19:00LANGSUNGWorld CupSpain 30 Saudi Arabia35'World CupBelgium -- Iran19:00World CupUruguay -- Cape Verde Islands22:00World CupNew Zealand -- Egypt01:00World CupArgentina -- Austria17:00World CupFrance -- Iraq21:00World CupNorway -- Senegal00:00World CupJordan -- Algeria03:00World CupPortugal -- Uzbekistan17:00World CupEngland -- Ghana20:00World CupPanama -- Croatia23:00World CupColombia -- Congo DR02:00World CupSwitzerland -- Canada19:00World CupBosnia & Herzegovina -- Qatar19:00
Kembali ke berita
Sepak Bola

Awal cepat Kane mengubah gambaran Inggris di Piala Dunia

Dua gol Harry Kane saat Inggris menang 4-2 atas Kroasia mengubah nada seputar turnamen Piala Dunianya, dengan Alan Shearer menyoroti kondisi fisik, kepercayaan diri, dan perannya di bawah Thomas Tuchel.

Awal cepat Kane mengubah gambaran Inggris di Piala Dunia
Kredit gambar: bbc.com

Harry Kane memulai Piala Dunia ini dari posisi yang sangat berbeda dibanding Qatar 2022, dengan mencetak dua gol saat Inggris menaklukkan Kroasia 4-2. Setelah membutuhkan empat pertandingan untuk mencatatkan satu tembakan tepat sasaran pada turnamen terakhir, kali ini ia sudah menjadi pusat serangan Inggris sejak awal.

Analisis Alan Shearer di BBC menempatkan perubahan itu pada kombinasi performa dan kebugaran. Ia menilai Kane terlihat lebih kuat daripada di turnamen-turnamen besar sebelumnya dan menunjuk musim 61 golnya bersama Bayern Munich sebagai alasan kepercayaan diri yang ia bawa ke perjalanan Inggris.

Gambaran taktisnya juga tampak penting. Shearer mencatat bahwa di bawah Thomas Tuchel, yang pernah bekerja sama dengan Kane di Bayern, Inggris kini memakai para pelari di sekitar Kane saat ia turun lebih dalam, dengan pemain seperti Noni Madueke, Jude Bellingham, dan Anthony Gordon memberi pergerakan di belakang sang penyerang.

Gol-gol Kane ke gawang Kroasia juga memberi sinyal yang berbeda: ketenangan setelah penalti harus diulang dan tekanan saat mengambil penalti, lalu penyelesaian lewat sundulan dari umpan Declan Rice. Pertanyaan yang kini muncul adalah apakah dampak awal itu bisa dipertahankan saat Inggris melewati fase grup dan Kane kembali masuk dalam pembicaraan soal Sepatu Emas.

Sumber & hak cipta

Artikel ini tidak menyalin sumber mana pun secara utuh. Disusun dari fakta publik dan kerja redaksi; tautan asli milik penulisnya.

Sumber publik

Artikel ini mungkin menggunakan AI untuk ringkasan, terjemahan, atau bantuan SEO, dan ditinjau oleh editor sebelum diterbitkan.

Diskusi

    Bacaan terkait

    Berita
    Iran menahan Belgia saat Ghalenoei memuji ketangguhan di tengah beban perjalanan
    Redaksi1 mnt
    Berita
    Cape Verde makin dekat mewujudkan mimpi Piala Dunia usai imbang melawan Uruguay
    Redaksi1 mnt
    Berita
    Yamal dan Oyarzabal membuat Spanyol memegang kendali atas Arab Saudi
    Redaksi1 mnt
    Berita
    FA membiarkan pemain Inggris memutuskan soal jabat tangan dengan Partey jelang laga kontra Ghana
    Redaksi1 mnt