LANGSUNGWorld CupFrance 10 Sweden45+3'World CupMexico -- Ecuador01:00World CupEngland -- Congo DR16:00World CupBelgium -- Senegal20:00World CupUSA -- Bosnia & Herzegovina00:00World CupSpain -- Austria19:00World CupPortugal -- Croatia23:00World CupSwitzerland -- Algeria03:00World CupAustralia -- Egypt18:00World CupArgentina -- Cape Verde Islands22:00World CupColombia -- Ghana01:30World CupCanada -- Morocco17:00World CupBrazil -- Norway20:00World CupIvory Coast 12 NorwayFTLANGSUNGWorld CupFrance 10 Sweden45+3'World CupMexico -- Ecuador01:00World CupEngland -- Congo DR16:00World CupBelgium -- Senegal20:00World CupUSA -- Bosnia & Herzegovina00:00World CupSpain -- Austria19:00World CupPortugal -- Croatia23:00World CupSwitzerland -- Algeria03:00World CupAustralia -- Egypt18:00World CupArgentina -- Cape Verde Islands22:00World CupColombia -- Ghana01:30World CupCanada -- Morocco17:00World CupBrazil -- Norway20:00World CupIvory Coast 12 NorwayFT
Kembali ke berita
Tenis

Kemenangan Katie Swan di Wimbledon menandai kembalinya dirinya setelah sempat diragukan cedera

Katie Swan melaju ke babak kedua Wimbledon setelah mengalahkan Irina-Camelia Begu, menuntaskan kebangkitan penting setelah masalah punggung membuatnya ragu bisa melanjutkan karier profesionalnya.

Kemenangan Katie Swan di Wimbledon menandai kembalinya dirinya setelah sempat diragukan cedera
Kredit gambar: bbc.co.uk

Katie Swan lolos ke babak kedua di Wimbledon setelah menumbangkan Irina-Camelia Begu, sekaligus menjadi petenis Britania pertama yang mencapai fase itu di turnamen tahun ini. Hasil ini terasa lebih berarti karena Swan sempat serius mempertanyakan apakah karier profesionalnya masih bisa berlanjut akibat masalah punggung yang terus-menerus.

Laga ini juga mengingatkan pada tonggak awal dalam kariernya: kemenangan utama pertamanya di undian utama Grand Slam datang saat melawan Begu di Wimbledon pada 2018. Kali ini, ia datang ke SW19 dengan wildcard setelah perjalanan panjang untuk bangkit kembali, termasuk sempat keluar dari 1.000 besar dunia dan membangun ulang performanya lewat sirkuit ITF.

Pemulihan Swan dibentuk oleh perawatan terkait saraf yang ia gambarkan menyakitkan, tetapi penting untuk membuatnya bisa kembali bertanding. Sejak awal 2025, ia lebih konsisten berada di lapangan, meraih enam gelar ITF, dan kembali masuk 200 besar sebelum menerima kesempatan tampil di Wimbledon.

Tantangan berikutnya tidak mudah, karena Madison Keys, juara Australian Open 2025, menunggu di babak kedua. Namun bagi Swan, perjalanan ini sudah menjadi pengingat betapa cepat narasi sebuah karier bisa berubah ketika kesehatan, keyakinan, dan kesempatan akhirnya bertemu.

Sumber & hak cipta

Artikel ini tidak menyalin sumber mana pun secara utuh. Disusun dari fakta publik dan kerja redaksi; tautan asli milik penulisnya.

Sumber publik

Artikel ini mungkin menggunakan AI untuk ringkasan, terjemahan, atau bantuan SEO, dan ditinjau oleh editor sebelum diterbitkan.

Diskusi

    Bacaan terkait

    Berita
    Fritz menandai kedatangan bergaya dengan kemenangan Wimbledon straight set
    Redaksi1 mnt
    Berita
    Swiatek lolos dari ujian Townsend untuk memulai pertahanan gelar Wimbledon
    Redaksi1 mnt
    Berita
    Draper mengangkat kekhawatiran soal cedera menjelang comeback di Wimbledon
    Redaksi1 mnt
    Berita
    Keluarnya Norrie memperberat hari pembuka Wimbledon yang sulit bagi para pemain Britania
    Redaksi1 mnt