LANGSUNGWorld CupBelgium 32 Senegal131'World CupUSA -- Bosnia & Herzegovina00:00World CupSpain -- Austria19:00World CupPortugal -- Croatia23:00World CupSwitzerland -- Algeria03:00World CupAustralia -- Egypt18:00World CupArgentina -- Cape Verde Islands22:00World CupColombia -- Ghana01:30World CupCanada -- Morocco17:00World CupParaguay -- France21:00World CupBrazil -- Norway20:00World CupEngland 21 Congo DRFTWorld CupMexico 20 EcuadorFTWorld CupFrance 30 SwedenFTLANGSUNGWorld CupBelgium 32 Senegal131'World CupUSA -- Bosnia & Herzegovina00:00World CupSpain -- Austria19:00World CupPortugal -- Croatia23:00World CupSwitzerland -- Algeria03:00World CupAustralia -- Egypt18:00World CupArgentina -- Cape Verde Islands22:00World CupColombia -- Ghana01:30World CupCanada -- Morocco17:00World CupParaguay -- France21:00World CupBrazil -- Norway20:00World CupEngland 21 Congo DRFTWorld CupMexico 20 EcuadorFTWorld CupFrance 30 SwedenFT
Kembali ke berita
esports

Studi mengemudi mobil manual menunjukkan kemungkinan efek latihan otak

Laporan riset Jepang yang dikaitkan dengan Profesor Ryuta Kawashima menyebut penggunaan transmisi manual mungkin merangsang area otak yang terkait dengan memori, fokus, dan pengambilan keputusan, tetapi sumber yang tersedia tidak memuat metodologi studi atau detail tinjauan sejawat.

Studi mengemudi mobil manual menunjukkan kemungkinan efek latihan otak
Kredit gambar: dexerto.com

Sebuah studi yang dikaitkan dengan peneliti di Institute of Development, Tohoku University, menunjukkan bahwa mengemudi dengan transmisi manual mungkin mengaktifkan korteks prefrontal lebih besar dibandingkan transmisi otomatis. Wilayah otak itu berhubungan dengan memori, perhatian, dan pengambilan keputusan.

Laporan tersebut menyebut pekerjaan itu dipimpin oleh Profesor Ryuta Kawashima, yang dikenal luas lewat keterlibatannya dalam seri Brain Age milik Nintendo. Penjelasan yang diajukan adalah bahwa koordinasi antara kopling, perpindahan gigi, pedal gas, dan setir menciptakan tugas mental dan fisik berulang yang bisa berfungsi sebagai tantangan kognitif ringan.

Editor sebaiknya menanggapi klaim yang paling kuat dengan hati-hati. Sumber tidak menyertakan tautan ke makalah utama, jumlah sampel, metode pengujian, venue publikasi, atau rincian statistik, jadi lebih aman untuk menyajikan temuan ini sebagai kemungkinan efek, bukan bukti bahwa mengemudi manual melindungi fungsi kognitif.

Cerita ini juga menyoroti betapa jarangnya mobil manual di beberapa pasar, dengan menyebut 1%–2% kendaraan baru di Jepang dan 0,7% penjualan kendaraan baru di Amerika Serikat pada 2024, sementara Spanyol dan Italia dilaporkan memiliki porsi yang jauh lebih tinggi. Untuk audiens game dan esports, sudut yang lebih relevan mungkin adalah pertanyaan yang lebih luas: apakah tugas koordinasi sehari-hari bisa melengkapi aktivitas latihan otak yang dilakukan secara sengaja?

Sumber & hak cipta

Artikel ini tidak menyalin sumber mana pun secara utuh. Disusun dari fakta publik dan kerja redaksi; tautan asli milik penulisnya.

Sumber publik

Artikel ini mungkin menggunakan AI untuk ringkasan, terjemahan, atau bantuan SEO, dan ditinjau oleh editor sebelum diterbitkan.

Diskusi

    Bacaan terkait

    Berita
    FreddyLA7 bilang keluar dari X sudah direncanakan setelah reaksi negatif atas perjalanan Piala Dunia
    Redaksi1 mnt
    Berita
    Penjual kembali Crafter Cape Minecraft menghadapi ketidakpastian setelah tenggat kode TwitchCon berlalu
    Redaksi1 mnt
    Berita
    McDonald’s Jepang dilaporkan membatasi beberapa permintaan kustomisasi
    Redaksi1 mnt
    Berita
    TSA Menemukan Granat Asap Aktif di Tas Penumpang di Bandara Indianapolis
    Redaksi1 mnt
    Mengemudi manual mungkin memberi latihan otak ringan, studi tunjukkan | ScoreGale