Petugas TSA di Bandara Internasional Indianapolis menemukan dua granat asap aktif di bagasi terdaftar milik seorang penumpang, termasuk satu yang disembunyikan di dalam toples selai kacang. Tas itu memang sudah dipilih untuk pemeriksaan tambahan sebelum benda-benda tersebut ditemukan.
Menurut laporan sumber, personel TSA yang terlibat dalam pemeriksaan itu termasuk spesialis bahan peledak Michael Dunphy. Setelah satu granat ditemukan, petugas melanjutkan penggeledahan dan menemukan perangkat kedua di dalam wadah selai kacang.
Direktur Keamanan Federal Aaron Batt mengatakan bahwa cara penyamaran tersebut membuat pejabat menangani situasi dengan hati-hati, dengan melibatkan polisi bandara dan manajer stasiun maskapai. Penumpang itu dilaporkan mengaku ada seseorang yang menyarankan metode selai kacang sebagai cara untuk loloskan barang-barang tersebut melewati pemeriksaan, meski penjelasan itu masih sebatas klaim yang dilaporkan, bukan fakta yang sudah diverifikasi secara independen.
Laporan tersebut menyebut penumpang dikembalikan ke loket tiket, tetapi tidak menjelaskan apakah ada penangkapan, dakwaan, denda, atau tindakan penegakan hukum lainnya. Untuk editor, tindak lanjut yang penting adalah apakah TSA, polisi bandara, atau maskapai akan memberi pembaruan resmi atas kasus ini selain keterangan awal.


Diskusi
Masuk untuk bergabung dalam diskusi.
Masuk / Daftar