World CupPortugal -- Spain19:00World CupUSA -- Belgium00:00World CupArgentina -- Egypt16:00World CupSwitzerland -- Colombia20:00World CupFrance -- Morocco20:00World CupBrazil 12 NorwayFTSuper LeagueShanghai Shenhua 32 Hangzhou GreentownFTSuper LeagueQingdao Jonoon 11 Chengdu Better CityFTWorld CupParaguay 01 FranceFTWorld CupCanada 03 MoroccoFTSuper LeagueTianjin Teda 30 Sichuan JiuniuFTSuper LeagueDalian Zhixing 32 Wuhan Three TownsFTSuper LeagueBeijing Guoan 20 Shandong LunengFTSuper LeagueQingdao Youth Island 21 SHANGHAI SIPGFTWorld CupPortugal -- Spain19:00World CupUSA -- Belgium00:00World CupArgentina -- Egypt16:00World CupSwitzerland -- Colombia20:00World CupFrance -- Morocco20:00World CupBrazil 12 NorwayFTSuper LeagueShanghai Shenhua 32 Hangzhou GreentownFTSuper LeagueQingdao Jonoon 11 Chengdu Better CityFTWorld CupParaguay 01 FranceFTWorld CupCanada 03 MoroccoFTSuper LeagueTianjin Teda 30 Sichuan JiuniuFTSuper LeagueDalian Zhixing 32 Wuhan Three TownsFTSuper LeagueBeijing Guoan 20 Shandong LunengFTSuper LeagueQingdao Youth Island 21 SHANGHAI SIPGFT
Kembali ke berita
Sepak Bola

Ronaldo bilang Piala Dunia ini akan jadi yang terakhir saat Portugal menghadapi Spanyol

Cristiano Ronaldo mengatakan Piala Dunia saat ini akan menjadi penampilannya yang terakhir di turnamen itu, sambil menegaskan bahwa fokus utama Portugal tetap laga 16 besar melawan Spanyol.

Ronaldo bilang Piala Dunia ini akan jadi yang terakhir saat Portugal menghadapi Spanyol
Kredit gambar: theguardian.com

Cristiano Ronaldo mengatakan Piala Dunia ini akan menjadi yang terakhir baginya, sehingga pertemuan Portugal dengan Spanyol di 16 besar menjadi kemungkinan penutup salah satu karier terpanjang dalam sepak bola internasional. Pada usia 41 tahun, ia memasuki laga itu dengan tiga gol di turnamen ini dan peluang untuk memperpanjang langkahnya setidaknya satu putaran lagi.

Karier internasional sang kapten Portugal membentang selama 23 tahun, dengan 232 penampilan, 146 gol, dan enam Piala Dunia. Penampilan pertamanya untuk Portugal terjadi saat menggantikan Luís Figo di babak pertama melawan Kazakhstan di Chaves; pertandingan berikutnya bisa terjadi melawan Spanyol di Arlington, Texas, di hadapan panggung yang jauh lebih besar.

Ronaldo menggambarkan momen itu dengan sikap menerima, bukan menyesal, dengan mengatakan bahwa ia merasa sudah memberikan segalanya untuk sepak bola dan tidak memandang gelar Piala Dunia sebagai ukuran jati dirinya. Ia juga menanggapi kritik yang sudah lama melekat, memakai metafora yang dramatis tentang bagaimana dirinya terus menjadi sasaran sepanjang karier, sambil menyiratkan bahwa sorotan itu justru membuatnya lebih kuat.

Bagi Portugal, latar emosionalnya jelas, tetapi tugas kompetitifnya tetap langsung: kalahkan Spanyol dan kisah Ronaldo di Piala Dunia berlanjut. Jika kalah, turnamen ini mungkin telah menyaksikan laga Piala Dunia terakhir dari seorang pemain yang catatan internasionalnya telah membentuk satu era.

Sumber & hak cipta

Artikel ini tidak menyalin sumber mana pun secara utuh. Disusun dari fakta publik dan kerja redaksi; tautan asli milik penulisnya.

Sumber publik

Artikel ini mungkin menggunakan AI untuk ringkasan, terjemahan, atau bantuan SEO, dan ditinjau oleh editor sebelum diterbitkan.

Diskusi

    Bacaan terkait

    Berita
    Petir menambah dramatis sebelum Mexico vs England di Azteca
    Redaksi1 mnt
    Berita
    Bazoumana Toure bergabung dengan Newcastle dalam kesepakatan £43 juta saat pembenahan sektor kiri dimulai
    Redaksi1 mnt
    Berita
    Ujian Azteca Inggris bukan hanya soal performa Meksiko
    Redaksi1 mnt
    Berita
    Pochettino menambah cameo bisbol ke musim panas Piala Dunia USMNT
    Redaksi1 mnt
    Ronaldo bilang Piala Dunia ini akan jadi yang terakhir saat Portugal menghadapi Spanyol | ScoreGale