LANGSUNGWorld CupEngland 01 Congo DR45+6'World CupBelgium -- Senegal20:00World CupUSA -- Bosnia & Herzegovina00:00World CupSpain -- Austria19:00World CupPortugal -- Croatia23:00World CupSwitzerland -- Algeria03:00World CupAustralia -- Egypt18:00World CupArgentina -- Cape Verde Islands22:00World CupColombia -- Ghana01:30World CupCanada -- Morocco17:00World CupParaguay -- France21:00World CupBrazil -- Norway20:00World CupMexico 20 EcuadorFTWorld CupFrance 30 SwedenFTLANGSUNGWorld CupEngland 01 Congo DR45+6'World CupBelgium -- Senegal20:00World CupUSA -- Bosnia & Herzegovina00:00World CupSpain -- Austria19:00World CupPortugal -- Croatia23:00World CupSwitzerland -- Algeria03:00World CupAustralia -- Egypt18:00World CupArgentina -- Cape Verde Islands22:00World CupColombia -- Ghana01:30World CupCanada -- Morocco17:00World CupParaguay -- France21:00World CupBrazil -- Norway20:00World CupMexico 20 EcuadorFTWorld CupFrance 30 SwedenFT
Kembali ke berita
Sepak Bola

Inggris memasuki ujian fase gugur saat pilihan Tuchel jadi sorotan

Inggris sudah melaju ke 32 besar Piala Dunia setelah finis teratas di Grup L, tetapi Thomas Tuchel kini menghadapi DR Kongo dengan absennya pemain bertahan, pertanyaan soal keseimbangan lini tengah, dan turnamen yang sudah diwarnai kejutan besar.

Inggris memasuki ujian fase gugur saat pilihan Tuchel jadi sorotan
Kredit gambar: bbc.co.uk

Inggris sudah lolos ke fase gugur Piala Dunia dan akan menghadapi DR Kongo di Atlanta, saat tantangan besar berikutnya bagi Thomas Tuchel adalah mengubah laju yang stabil di fase grup menjadi jalan aman di sepak bola sistem gugur. Pertanyaan utamanya adalah apakah ia bisa menemukan struktur pertahanan dan lini tengah yang tepat pada momen ketika satu penampilan buruk saja bisa mengakhiri perjalanan mereka.

Tim Tuchel finis di puncak Grup L dengan kemenangan atas Kroasia dan Panama, diapit hasil imbang 0-0 melawan Ghana. Itu cukup untuk memenuhi target awal, tetapi situasi pertahanan menjadi jauh lebih rumit: Tino Livramento sudah absen sebelum turnamen dimulai, sementara Reece James dan Jarell Quansah dilaporkan tidak tersedia untuk laga melawan DR Kongo. Djed Spence kini menjadi satu-satunya opsi bek kanan murni yang tersisa, meski Ezri Konsa bisa digeser ke sana jika Tuchel mengubah susunan lini belakang.

Keseimbangan lini tengah juga menjadi tema penting untuk dicermati editor. Declan Rice diistirahatkan saat melawan Panama, dengan sumber menyebut risiko kartu kuning dan pengelolaan kondisi fisik, dan Inggris melepaskan 13 tembakan dalam laga itu. Analisis BBC menggambarkan Rice sebagai sosok yang sangat penting untuk melindungi pertahanan yang belum stabil, sambil juga menyoroti daya tarik menyerang dari penggunaan Jude Bellingham dan Morgan Rogers bersama-sama.

Konteks turnamen secara lebih luas ikut menambah tekanan. Kekalahan adu penalti Jerman dari Paraguay, kekalahan Belanda dari Maroko, dan lolos tipis Brasil atas Jepang semuanya menegaskan betapa kecilnya ruang kesalahan di fase ini. Inggris tetap menjadi favorit melawan DR Kongo, tetapi pilihan tim Tuchel kini harus mencerminkan status itu, bukan sekadar mengelola menit bermain.

Sumber & hak cipta

Artikel ini tidak menyalin sumber mana pun secara utuh. Disusun dari fakta publik dan kerja redaksi; tautan asli milik penulisnya.

Sumber publik

Artikel ini mungkin menggunakan AI untuk ringkasan, terjemahan, atau bantuan SEO, dan ditinjau oleh editor sebelum diterbitkan.

Diskusi

    Bacaan terkait

    Berita
    Perdebatan susunan pemain Inggris berfokus pada Rice, peran sayap, dan bek kanan
    Redaksi1 mnt
    Berita
    Uji coba USMNT kontra Bosnia bisa ditentukan disiplin saat bola mati
    Redaksi2 mnt
    Berita
    Messi dan Jairzinho berbagi rekor nyaris merebut Sepatu Emas Piala Dunia
    Redaksi1 mnt
    Berita
    Menjelang England vs DR Congo: detail utama pertandingan masih perlu dikonfirmasi
    Redaksi1 mnt
    Tuchel diuji: Inggris hadapi laga gugur dengan pilihan terbatas | ScoreGale