World CupSpain -- Austria19:00World CupPortugal -- Croatia23:00World CupSwitzerland -- Algeria03:00World CupAustralia -- Egypt18:00World CupArgentina -- Cape Verde Islands22:00World CupColombia -- Ghana01:30World CupCanada -- Morocco17:00World CupParaguay -- France21:00World CupBrazil -- Norway20:00World CupMexico -- England00:00World CupUSA -- Belgium00:00World CupUSA 20 Bosnia & HerzegovinaFTWorld CupBelgium 32 SenegalFTWorld CupEngland 21 Congo DRFTWorld CupSpain -- Austria19:00World CupPortugal -- Croatia23:00World CupSwitzerland -- Algeria03:00World CupAustralia -- Egypt18:00World CupArgentina -- Cape Verde Islands22:00World CupColombia -- Ghana01:30World CupCanada -- Morocco17:00World CupParaguay -- France21:00World CupBrazil -- Norway20:00World CupMexico -- England00:00World CupUSA -- Belgium00:00World CupUSA 20 Bosnia & HerzegovinaFTWorld CupBelgium 32 SenegalFTWorld CupEngland 21 Congo DRFT
Kembali ke berita
Sepak Bola

Kemenangan keras USMNT 2-0 menunjukkan sisi lain jelang ujian melawan Belgia

Amerika Serikat mengalahkan Bosnia-Herzegovina 2-0 untuk melaju ke babak 16 besar Piala Dunia, meski harus melewati laga fisik dan kartu merah Folarin Balogun di babak kedua.

Kemenangan keras USMNT 2-0 menunjukkan sisi lain jelang ujian melawan Belgia
Kredit gambar: espn.com

USMNT mengalahkan Bosnia-Herzegovina 2-0 dan melangkah ke babak 16 besar Piala Dunia. Hasil itu penting, tetapi cara mereka menjaga pertandingan setelah Folarin Balogun diusir pada menit ke-64 juga sama berartinya.

Bosnia-Herzegovina membuat laga ini tidak nyaman lewat pendekatan bertahan yang fisik, sehingga ritme yang sebelumnya sempat ditunjukkan AS di turnamen ini tidak muncul sepenuhnya. Sergiño Dest, Christian Pulisic, dan Balogun termasuk di antara pemain Amerika yang harus menghadapi tekanan keras, sementara Tyler Adams juga terlibat dalam momen keras dengan Edin Dzeko.

Tendangan bebas Malik Tillman di penghujung laga memberi jarak aman pada papan skor, tetapi sorotan yang lebih besar ada pada ketahanan taktik. Tim Mauricio Pochettino harus bertahan dalam bentuk yang lebih rapat, mengelola penguasaan bola dengan lebih tidak mulus dari biasanya, dan memilih dengan hati-hati kapan harus maju setelah bermain dengan 10 orang.

Tantangan berikutnya adalah Belgia di Seattle, dan AS diperkirakan tidak akan diperkuat Balogun setelah kartu merah tersebut. Itu menimbulkan pertanyaan taktis bagi Pochettino, tetapi laga ini memberi bukti bahwa tim ini bisa bertahan dalam pertandingan yang kurang rapi dan tetap menemukan jalan untuk lolos.

Sumber & hak cipta

Artikel ini tidak menyalin sumber mana pun secara utuh. Disusun dari fakta publik dan kerja redaksi; tautan asli milik penulisnya.

Sumber publik

Artikel ini mungkin menggunakan AI untuk ringkasan, terjemahan, atau bantuan SEO, dan ditinjau oleh editor sebelum diterbitkan.

Diskusi

    Bacaan terkait

    Berita
    Portugal vs Kroasia menempatkan Modric dan Ronaldo kembali di sorotan familiar
    Redaksi2 mnt
    Berita
    Manchester City sepakat dengan Elliot Anderson dari Nottingham Forest
    Redaksi1 mnt
    Berita
    Ujian Azteca untuk Inggris: mengapa Merson menilai duel dengan Meksiko benar-benar seimbang
    Redaksi1 mnt
    Berita
    AS lolos ke 16 besar setelah menang dengan 10 pemain atas Bosnia dan Herzegovina
    Redaksi1 mnt
    Kemenangan keras USMNT 2-0 menunjukkan sisi lain jelang ujian melawan Belgia | ScoreGale