Australian Secret Intelligence Service mengambil pendekatan yang lebih terbuka dalam rekrutmen, termasuk kerja sama dengan Vogue Australia dan jangkauan digital baru. Kampanye ini ditujukan untuk menarik kandidat muda ke bidang yang biasanya tetap berada di balik layar.
Menurut laporan yang disediakan, ASIS telah memperbarui situs webnya, membuka akun media sosial baru, dan menempatkan Direktur Jenderal Kerri Hartland di ruang publik lebih sering daripada biasanya bagi lembaga itu. Hartland tampil di Vogue Codes pada 2025, dan ASIS tercatat sebagai mitra resmi acara tersebut pada 2026.
Pesan rekrutmennya tampaknya menekankan lebih dari sekadar latar belakang akademis atau teknis. Hartland mengatakan kepada ABC bahwa ASIS juga mencari orang dengan penilaian pribadi yang kuat, keterampilan komunikasi, dan kemampuan memahami dinamika sosial.
Laporan itu juga menempatkan langkah ini dalam pola yang lebih luas di kalangan lembaga intelijen, dengan MI6 dan CIA sebelumnya menggunakan kampanye yang lebih terbuka ke publik. Chris Taylor dari Australian Strategic Policy Institute mengatakan persaingan untuk mendapatkan talenta muda yang cakap sangat ketat, sementara kerahasiaan yang melekat pada karier intelijen dapat mempersulit rekrutmen.


Diskusi
Masuk untuk bergabung dalam diskusi.
Masuk / Daftar