World CupPortugal -- Spain19:00World CupUSA -- Belgium00:00World CupArgentina -- Egypt16:00World CupSwitzerland -- Colombia20:00World CupFrance -- Morocco20:00World CupNorway -- England21:00World CupMexico 23 EnglandFTWorld CupBrazil 12 NorwayFTSuper LeagueShanghai Shenhua 32 Hangzhou GreentownFTSuper LeagueQingdao Jonoon 11 Chengdu Better CityFTWorld CupParaguay 01 FranceFTWorld CupCanada 03 MoroccoFTLANGSUNGEsiliiga AFC Tallinn 32 Nõmme United II45'LANGSUNGEsiliiga ATallinna Kalev 32 Maardu81'World CupPortugal -- Spain19:00World CupUSA -- Belgium00:00World CupArgentina -- Egypt16:00World CupSwitzerland -- Colombia20:00World CupFrance -- Morocco20:00World CupNorway -- England21:00World CupMexico 23 EnglandFTWorld CupBrazil 12 NorwayFTSuper LeagueShanghai Shenhua 32 Hangzhou GreentownFTSuper LeagueQingdao Jonoon 11 Chengdu Better CityFTWorld CupParaguay 01 FranceFTWorld CupCanada 03 MoroccoFTLANGSUNGEsiliiga AFC Tallinn 32 Nõmme United II45'LANGSUNGEsiliiga ATallinna Kalev 32 Maardu81'
Kembali ke berita
esports

ASIS memanfaatkan Vogue dan media sosial dalam dorongan rekrutmen publik

Badan intelijen luar negeri Australia memperluas upaya rekrutmennya lewat kemitraan dengan Vogue Australia, pembaruan kanal digital, dan kemunculan publik yang jarang dilakukan Direktur Jenderal Kerri Hartland.

ASIS memanfaatkan Vogue dan media sosial dalam dorongan rekrutmen publik
Kredit gambar: dexerto.com

Australian Secret Intelligence Service mengambil pendekatan yang lebih terbuka dalam rekrutmen, termasuk kerja sama dengan Vogue Australia dan jangkauan digital baru. Kampanye ini ditujukan untuk menarik kandidat muda ke bidang yang biasanya tetap berada di balik layar.

Menurut laporan yang disediakan, ASIS telah memperbarui situs webnya, membuka akun media sosial baru, dan menempatkan Direktur Jenderal Kerri Hartland di ruang publik lebih sering daripada biasanya bagi lembaga itu. Hartland tampil di Vogue Codes pada 2025, dan ASIS tercatat sebagai mitra resmi acara tersebut pada 2026.

Pesan rekrutmennya tampaknya menekankan lebih dari sekadar latar belakang akademis atau teknis. Hartland mengatakan kepada ABC bahwa ASIS juga mencari orang dengan penilaian pribadi yang kuat, keterampilan komunikasi, dan kemampuan memahami dinamika sosial.

Laporan itu juga menempatkan langkah ini dalam pola yang lebih luas di kalangan lembaga intelijen, dengan MI6 dan CIA sebelumnya menggunakan kampanye yang lebih terbuka ke publik. Chris Taylor dari Australian Strategic Policy Institute mengatakan persaingan untuk mendapatkan talenta muda yang cakap sangat ketat, sementara kerahasiaan yang melekat pada karier intelijen dapat mempersulit rekrutmen.

Sumber & hak cipta

Artikel ini tidak menyalin sumber mana pun secara utuh. Disusun dari fakta publik dan kerja redaksi; tautan asli milik penulisnya.

Sumber publik

Artikel ini mungkin menggunakan AI untuk ringkasan, terjemahan, atau bantuan SEO, dan ditinjau oleh editor sebelum diterbitkan.

Diskusi

    Bacaan terkait

    Berita
    Pria Arizona ditangkap karena diduga tinggal ilegal dalam jangka panjang di Tonto National Forest
    Redaksi1 mnt
    Berita
    Kembang api dan musik dilaporkan di dekat hotel England sebelum laga melawan Mexico
    Redaksi1 mnt
    Berita
    Tumpahan saus pedas di jalan raya Ohio memunculkan kekhawatiran soal pembersihan dan lingkungan
    Redaksi1 mnt
    Berita
    Tujuh operator HiAnime ditangkap dalam penindakan pembajakan di Vietnam
    Redaksi1 mnt
    ASIS memanfaatkan Vogue dan media sosial dalam dorongan rekrutmen publik | ScoreGale