Tujuh orang yang diduga mengoperasikan HiAnime telah ditangkap di Vietnam, menurut laporan yang diberikan. Situs tersebut digambarkan oleh sumber sebagai platform streaming pembajakan anime terbesar di dunia, dan penangkapan ini terjadi setelah penyelidikan selama beberapa tahun yang melibatkan otoritas Vietnam dan AS.
Kelompok itu dituduh mengelola lebih dari 100 situs web dan mengunggah lebih dari 26.000 film tanpa izin. Laporan tersebut menyebut jaringan itu beroperasi dari 2020 hingga April 2026 dan menghasilkan sekitar $12,85 juta dari iklan di seluruh situs mereka.
Alliance for Creativity and Entertainment mengonfirmasi penangkapan pada 2 Juli 2026, dengan U.S. Homeland Security Investigations dan Department of Justice disebut telah mendukung kasus ini. Empat tersangka dilaporkan berada dalam penahanan, sementara tiga lainnya dibatasi untuk tidak meninggalkan tempat tinggal mereka saat penyelidikan berlanjut.
Bagi komunitas anime, game, dan fandom daring, kasus ini menyoroti meningkatnya tekanan terhadap jaringan pembajakan besar dan perdebatan yang lebih luas tentang akses, lisensi, dan penegakan hukum. Editor sebaiknya memperlakukan ini sebagai perkara hukum yang masih berkembang sampai dokumen primer atau berkas resmi setempat ditinjau.


Diskusi
Masuk untuk bergabung dalam diskusi.
Masuk / Daftar