Asosiasi Sepak Bola Inggris sedang menimbang langkah yang bisa diambil setelah Jarell Quansah diusir saat Inggris menang 3-2 atas Meksiko di Piala Dunia. Pemecatan itu diberikan karena serious foul play setelah pelanggaran pada menit ke-54 terhadap Jesus Gallardo, dan bisa membuat Quansah terkena larangan bermain dua pertandingan.
Kasus ini menjadi lebih rumit karena FIFA baru-baru ini menangguhkan larangan otomatis satu pertandingan Folarin Balogun selama 12 bulan, meski aturan Piala Dunia pada umumnya tidak memberi ruang untuk banding kartu merah. BBC Sport melaporkan bahwa FIFA memakai article 27 dalam kasus itu, sehingga membuka kemungkinan bagi tim lain untuk menguji batas-batas penanganan disiplin.
Bagi Inggris, keputusan ini penting bukan hanya dari sisi hukum. Thomas Tuchel sudah memakai beberapa pemain di sisi kanan pertahanan, sementara Reece James belum tersedia sejak mengalami cedera hamstring dan Quansah sendiri sebelumnya sempat bermasalah saat melawan Panama.
Inggris dijadwalkan menghadapi Norwegia di perempat final di Miami pada hari Sabtu, jadi setiap sanksi akan datang pada momen yang sensitif di turnamen ini. Pertanyaan yang lebih luas bagi editor dan pembaca adalah apakah penanganan FIFA terhadap satu kasus pengecualian telah menciptakan ketidakpastian untuk setiap keputusan kartu merah berikutnya.


Diskusi
Masuk untuk bergabung dalam diskusi.
Masuk / Daftar