World CupArgentina -- Egypt16:00World CupSwitzerland -- Colombia20:00World CupFrance -- Morocco20:00World CupSpain -- Belgium19:00World CupNorway -- England21:00World CupUSA 14 BelgiumFTWorld CupPortugal 01 SpainFTWorld CupMexico 23 EnglandFTWorld CupBrazil 12 NorwayFTSuper LeagueShanghai Shenhua 32 Hangzhou GreentownFTSuper LeagueQingdao Jonoon 11 Chengdu Better CityFTLANGSUNGFriendlies ClubsArda Kardzhali 00 Beitar Jerusalem20'LANGSUNGEsiliiga AFC Tallinn 32 Nõmme United II45'LANGSUNGEsiliiga ATallinna Kalev 32 Maardu81'World CupArgentina -- Egypt16:00World CupSwitzerland -- Colombia20:00World CupFrance -- Morocco20:00World CupSpain -- Belgium19:00World CupNorway -- England21:00World CupUSA 14 BelgiumFTWorld CupPortugal 01 SpainFTWorld CupMexico 23 EnglandFTWorld CupBrazil 12 NorwayFTSuper LeagueShanghai Shenhua 32 Hangzhou GreentownFTSuper LeagueQingdao Jonoon 11 Chengdu Better CityFTLANGSUNGFriendlies ClubsArda Kardzhali 00 Beitar Jerusalem20'LANGSUNGEsiliiga AFC Tallinn 32 Nõmme United II45'LANGSUNGEsiliiga ATallinna Kalev 32 Maardu81'
Kembali ke berita
Sepak Bola

Mengapa kemarahan UEFA mungkin tidak mengancam posisi Infantino di FIFA

Keputusan FIFA untuk meloloskan Folarin Balogun tampil untuk laga 16 besar Piala Dunia Amerika Serikat telah menambah sorotan terhadap Gianni Infantino, tetapi basis dukungannya yang lebih luas bisa membatasi dampak politiknya.

Mengapa kemarahan UEFA mungkin tidak mengancam posisi Infantino di FIFA
Kredit gambar: bbc.co.uk

Gianni Infantino menghadapi kritik baru setelah FIFA memberi izin kepada Folarin Balogun untuk bermain bagi Amerika Serikat melawan Belgia, tetapi gelombang penolakan dari Eropa tidak otomatis membuat kursi presidennya goyah. Alasan utamanya adalah dukungan untuk Infantino tidak hanya datang dari UEFA, melainkan juga dari banyak federasi yang selama ini diuntungkan oleh dana pengembangan FIFA dan perluasan akses ke Piala Dunia.

Kasus Balogun berubah menjadi titik panas tata kelola karena FIFA membatalkan efek skorsing kartu merah, meskipun sumber menyebut aturan Piala Dunia tidak memperbolehkan banding atas kartu merah. Donald Trump mengatakan bahwa dirinya telah meminta agar persoalan itu ditinjau, sementara Infantino membantah adanya campur tangan politik dan menegaskan proses disiplin FIFA independen.

Respons UEFA sangat keras, menuduh FIFA telah melewati batas dan menyebut keputusan itu belum pernah terjadi sebelumnya serta tidak dapat dibenarkan. Peristiwa ini menambah ketegangan yang sudah ada terkait hubungan Infantino dengan Trump, hadiah FIFA Peace Prize, Club World Cup, harga tiket Piala Dunia, dan perselisihan sebelumnya antara FIFA dan para pemimpin sepak bola Eropa.

Namun, politik FIFA bersifat global, bukan hanya Eropa. Format Piala Dunia 48 tim telah membuka peluang baru bagi negara-negara di luar kelompok elite tradisional, dan program pengembangan FIFA tetap menjadi sumber pengaruh yang besar. Itu tidak menghapus kebutuhan akan transparansi, tetapi menjelaskan mengapa kemarahan Eropa mungkin belum cukup untuk menyingkirkan Infantino sebelum pemilihan ulang.

Sumber & hak cipta

Artikel ini tidak menyalin sumber mana pun secara utuh. Disusun dari fakta publik dan kerja redaksi; tautan asli milik penulisnya.

Sumber publik

Artikel ini mungkin menggunakan AI untuk ringkasan, terjemahan, atau bantuan SEO, dan ditinjau oleh editor sebelum diterbitkan.

Diskusi

    Bacaan terkait

    Berita
    Belgia mengakhiri langkah USMNT dengan kemenangan 4-1 di fase gugur Piala Dunia
    Redaksi1 mnt
    Berita
    Perjalanan USMNT di Piala Dunia berakhir dengan kekalahan berat dari Belgia
    Redaksi1 mnt
    Berita
    Tuchel mempertanyakan kepemimpinan wasit di Piala Dunia setelah Inggris menang tipis atas Meksiko
    Redaksi1 mnt
    Berita
    Amerika Serikat tersingkir dari Piala Dunia setelah kalah telak dari Belgia di babak 16 besar
    Redaksi2 mnt
    Mengapa kemarahan UEFA mungkin tak mengancam posisi Infantino | ScoreGale